Dinamika Produksi Serasah Selama Empat Tahun di Hutan Sekunder Bukir Kapur Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung=Dynamics of Litter Production During Four Years in The Limestone Secondary Forest of The Bantimurung Bulusaraung National Park Area


Hamdi, Akhyar (2024) Dinamika Produksi Serasah Selama Empat Tahun di Hutan Sekunder Bukir Kapur Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung=Dynamics of Litter Production During Four Years in The Limestone Secondary Forest of The Bantimurung Bulusaraung National Park Area. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011191205_skripsi_16-02-2024 Cover1.jpg]
Preview
Image
M011191205_skripsi_16-02-2024 Cover1.jpg

Download (268kB) | Preview
[thumbnail of M011191205_skripsi_16-02-2024 Bab 1 - Bab 2.pdf] Text
M011191205_skripsi_16-02-2024 Bab 1 - Bab 2.pdf

Download (9MB)
[thumbnail of M011191205_skripsi_16-02-2024.pdf] Text
M011191205_skripsi_16-02-2024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
[thumbnail of M011191205_skripsi_16-02-2024 Dapus.pdf] Text
M011191205_skripsi_16-02-2024 Dapus.pdf

Download (596kB)

Abstract (Abstrak)

Serasah adalah bahan-bahan yang telah mati terletak di atas permukaan tanah yang akan mengalami dekomposisi dan mineralisasi. Komponen serasah berupa daun, ranting, kulit batang, bunga dan buah. Produktivitas serasah berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah yang erat kaitannya dengan pengembalian unsur hara pokok tanaman hutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dinamika produksi serasah di hutan sekunder di Kompleks Hutan Karaenta kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dari tahun 2019 hingga 2022 yang dapat dijadikan referensi pengelolaan hutan terutama hutan sekunder dan lahan kritis. Pengumpulan data menggunakan 12 litter-trap yang ditempatkan secara purposive pada plot permanen di lokasi tersebut seluas 0,75 ha dengan mempertimbangkan bagian vegetasi yang mewakili struktur dan komposisi jenis tumbuhan. Untuk membandingkan produksi serasah setiap organ antar tahun dan produksi serasah setiap tahun antar organ dilakukan uji Anova menggunakan aplikasi SPSS. Adapun untuk mengetahui pengaruh kondisi lingkungan terhadap produksi serasah dilakukan analisis regresi menggunakan aplikasi R versi 4.3.0. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produksi serasah setiap organ hanya serasah organ reproduksi yang berbeda signifikan. Adapun produksi serasah setiap tahun antara semua organ berbeda secara signifikan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang berpengaruh signifikan terhadap produksi serasah adalah curah hujan, suhu maksimum, lama penyinaran, dan kelembapan tanah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 Jul 2024 07:41
Last Modified: 05 Jul 2024 07:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/35079

Actions (login required)

View Item
View Item