RELASI AKTOR DALAM KETERKAITAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL DAN DAERAH PADA SEKTOR PERTANIAN = The Power Relation Among Actors within National and Local Agricultural Sector Planning


Wahyudi, Wahyudi (2024) RELASI AKTOR DALAM KETERKAITAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL DAN DAERAH PADA SEKTOR PERTANIAN = The Power Relation Among Actors within National and Local Agricultural Sector Planning. Disertasi thesis, Universitas Hasqanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P023202001_disertasi_20-12-2023 cover1.png

Download (64kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P023202001_disertasi_20-12-2023 1-2.pdf

Download (650kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P023202001_disertasi_20-12-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
P023202001_disertasi_20-12-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2026.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Pola interaksi yang melibatkan multi aktor berimplikasi terhadap perencanaan nasional dan daerah yang konsisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsistensi perencanaan antara nasional dengan daerah, menganalisis peran, kepentingan dan kuasa aktor, dan pengelolaan bantuan pemerintah. Penelitian dilakukan di level pusat dan daerah (Kabupaten Indramayu dan Lampung Selatan). Data dikumpulkan melalui hasil wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis konsistensi, comparative case study, analisis stakeholder, dan analisis Resources (R)-Norms (N)-Organization (N). Kesimpulan penelitian ini adalah: tingkat konsistensi antar dokumen perencanaan nasional dengan Kabupaten Indramayu mencapai 87,68% dan dengan Lampung Selatan 95,81%. Ada 5 (lima) faktor utama penyebab inkonsistensi, yaitu kebijakan kepala daerah, force majeure, prioritas pembangunan, distorsi komunikasi, dan dukungan partai politik; hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perencanaan cenderung menjadi arena bagi aktor yang berkontestasi. Aktor anggota dewan, bupati dan kepala dinas, serta direktur jenderal teknis berperan signifikan dalam perencanaan; masing-masing aktor dengan pengaruh dan kepentinganya membentuk relasi kuasa. Relasi kekuasaan tersebut memiliki 4 (empat pola), yaitu persuasif, konflik, kolaborasi, dan perlawanan yang masing-masing dapat dianeksasikan kedalam 4 kuasa, yaitu negara (state authority), kuasa local (local authority), kuasa Komprador (compradors authority), dan kuasa masyarakat petani (civil society). Dalam pengelolaan bantuan pemerintah, nilai budaya lokal berupa sistem ceblokan masih dipertahankan oleh petani yang mendorong R-O-N belum efektif

Kata kunci : relasi, aktor, perencanaan, pertanian, nasional dan daerah

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: relation, actors, planning, agriculture, national and local
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Agribisnis
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 02 Jul 2024 01:19
Last Modified: 02 Jul 2024 01:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/34977

Actions (login required)

View Item
View Item