Kebangkitan Rikuzentakata dalam Foto Karya Hatakeyama Naoya setelah Tragedi 3/11 di Jepang = Rikuzentakata Awakening in Photo by Hatakeyama Naoya after the 3/11 Tragedy in Japan


Shetiatien, Asi (2023) Kebangkitan Rikuzentakata dalam Foto Karya Hatakeyama Naoya setelah Tragedi 3/11 di Jepang = Rikuzentakata Awakening in Photo by Hatakeyama Naoya after the 3/11 Tragedy in Japan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F91116007_skripsi_09-11-2023 CAVER1.jpg

Download (318kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
F91116007_skripsi_09-11-2023 BAB 1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F91116007_skripsi_09-11-2023 DP.pdf

Download (483kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F91116007_skripsi_09-11-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 December 2025.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Asi Shetiatien, Kebangkitan Rikuzentakata (陸前高田) dalam Foto Karya Hatakeyama Naoya (畠山 直哉) setelah Tragedi 3/11 di Jepang. Skripsi. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, 2023, Dias Pradadimara dan Rudy Yusuf.
Penelitian ini membahas tentang analisis kumpulan foto gempa bumi dan tsunami karya Hatakeyama Naoya yang terdapat di dalam buku Rikuzentakata. Tujuan serta mendeskripsikan pesan yang ingin disampaikan Hatakeyama Naoya mengenai kebangkitan sebuah kota setelah tragedi 3/11 di Jepang.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotik. Dalam hal ini, penulis menggunakan teori semiotika Roland Barthes dengan melihat tanda-tanda yang terdapat dalam 20 foto yang telah dipilih dalam buku Adapun sumber datanya adalah buku Rikuzentakata karya Hatakeyama Naoya cetakan pertama yang dicetak oleh perusahaan penerbit Kawade Shobo Shinsha Co., Ltd. beserta data sekunder.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 13 karakteristik dalam buku foto Rikuzentakata dan terdapat 5 bentuk yang menandakan sebuah kebangkitan dari kota Rikuzentakata yaitu adanya lahan untuk pembangunan rumah, pembangunan tanggul, pembangunan tembok laut, pembangunan Capital Hotel 1000 dan banyaknya penggunaan alat berat dalam proses pembangunan kembali kota Rikuzentakata. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa Hatakeyama melihat kebangkitan sebagai rekonstruksi infrastruktur dalam artian fisik, bukan bagaimana manusia kembali hidup dan membangun kembali relasi sosial yang terputus akibat bencana.

Keywords : Hatakeyama Naoya, Rikuzentakata, Tragedi, Kebangkitan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hatakeyama Naoya, Rikuzentakata, Tragedi, Kebangkitan
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 04 Apr 2024 02:25
Last Modified: 04 Apr 2024 02:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/31583

Actions (login required)

View Item
View Item