EFEKTIVITAS EKSTRAK METANOL BIJI KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI SECARA IN VIVO


Nurfatimah, Nurfatimah (2023) EFEKTIVITAS EKSTRAK METANOL BIJI KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI SECARA IN VIVO. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
H031181028_skripsi_30-10-2023 bab 1-2.pdf

Download (683kB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H031181028_skripsi_30-10-2023 caver1.jpg

Download (206kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
H031181028_skripsi_30-10-2023 dp.pdf

Download (839kB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
H031181028_skripsi_30-10-2023.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Inflamasi merupakan suatu respon utama dari sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi atau iritasi yang terjadi karena kerusakan jaringan dalam tubuh. Pemberian obat antiinflamasi steroid dan non steroid biasanyaa digunakan untuk mengurangi inflamasi, namun penggunaan obat tersebut memiliki efek samping yang berbahaya jika digunakan dalam jangka panjang, oleh karena itu diperlukan obat alternatif antiinflamasi dari tumbuhan seperti biji kelor. Biji kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman yang mengandung banyak senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa metabolit sekunder dari ekstrak metanol biji kelor dan menguji aktivitasnya sebagai antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode in vivo, menggunakan mencit sebayak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok ekstrak metanol biji kelor dengan konsentrasi 6, 8, dan 10%. Hasil penelitian diperoleh rendeman ekstrak metanol biji kelor sebesar 30%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa biji kelor mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid Hasil uji antiinflamasi , menunjukkan bahwa ekstrak metanol biji kelor 6, 8, dan 10% memiliki aktivitas antiinflamasi karena dapat menurunkan edema pada kaki mencit yang diinduksi karagenan. Eksrak metanol biji kelor pada konsentrasi 8% merupakan konsentrasi yang paling optimum dalam menghambat inflamasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Antiinflamasi, Ekstrak metanol biji kelor, In vivo
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 11 Dec 2023 07:24
Last Modified: 11 Dec 2023 07:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/31197

Actions (login required)

View Item
View Item