Mahfud, Muhammad Alif Sya'ban (2023) Pengaruh Konsentrasi PVP Terhadap Karakteristik Hydrogel-Forming Microneedles yang Terintegrasi dengan Reservoir Tablet Kempa Langsung Sildenafil Citrate. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011191133_skripsi_20-03-2023 1-2.pdf
Download (592kB)
N011191133_skripsi_20-03-2023 cover1.png
Download (82kB) | Preview
N011191133_skripsi_20-03-2023 dp.pdf
Download (919kB)
N011191133_skripsi_20-03-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan yang konsisten atau berulang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang merupakan masalah utama kegagalan respon seksual pada pria, serta mempengaruhi kualitas hidup pasangannya. Sildenafil citrate (SC) merupakan salah satu terapi lini pertama DE, namun penggunaan oral memiliki nilai bioavailabilitas rendah sedangkan sediaan injeksi memberikan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan bentuk sediaan, berupa hydrogel-forming microneedle (HFMs) dengan menggunakan variasi konsentrasi PVP terhadap campuran PVA, kitosan, dan glutaraldehid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi PVP terhadap fomulasi, karakterisasi, dan profil permeasi sediaan HFMs. Hasil uji swelling menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi PVP berlebihan akan menurunkan kemampuan swelling hydrogel film dengan hasil masing-masing formula 907,25 ± 8,84% (F1), 1139,97 ± 9,31% (F2), dan 1015,08 ± 7,89% (F3) yang berbeda secara signifikan (p < 0,05). Selanjutnya, hasil uji kekuatan mekanik dan kemampuan penetrasi MNs menunjukkan peningkatan konsentrasi PVP mampu meningkatkan karakteristik fisik HFMs. Semua formula memiliki persentase pengurangan ketinggian MNs <10% serta mampu menembus hingga tiga lapisan pertama Parafilm® M (ketebalan sekitar 378 μm) sebanyak 9% 19%, 54% lubang untuk F1, F2 dan F3. Dalam aplikasinya, hasil uji permeasi ex vivo menunjukkan sebanyak 1,51 ± 0,05 mg; 2,02 ± 0,11 mg; dan 1,8 ± 0,05 mg sildenafil citrate terpermeasi dari F1, F2, dan F3 yang berbeda secara signifikan (p < 0,05). Hasil analisis data menunjukkan bahwa F2 merupakan formula terbaik yang mampu memberi profil pelepasan SC dari sistem HFMs dan tablet reservoir yang lebih baik dibandingkan formula lainnya.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
Depositing User: | Nasyir Nompo |
Date Deposited: | 18 Apr 2024 00:30 |
Last Modified: | 18 Apr 2024 00:30 |
URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/30651 |