Pengaruh Multimodal Exercise Terhadap Risiko Jatuh dan Kemampuan Fungsional pada Lansia yang Mengalami Frailty Syndrome dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 = Effect of Multimodal Exercise on Fall Risk and Functional Ability in the Elderly Experiencing Frailty Syndrome with Type 2 Diabetes Mellitus


Halmu, Rezki Syamsuriyana (2023) Pengaruh Multimodal Exercise Terhadap Risiko Jatuh dan Kemampuan Fungsional pada Lansia yang Mengalami Frailty Syndrome dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 = Effect of Multimodal Exercise on Fall Risk and Functional Ability in the Elderly Experiencing Frailty Syndrome with Type 2 Diabetes Mellitus. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P062201014_tesis_15-08-2023 caver1.jpg

Download (294kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P062201014_tesis_15-08-2023 bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P062201014_tesis_15-08-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
P062201014_tesis_15-08-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 September 2025.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

REZKI SYAMSURIYANA HALMU. Pengaruh Multimodal Exercise Terhadap Risiko Jatuh dan Kemampuan Fungsional pada Lansia yang Mengalami Frailty Syndrome dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 (Dibimbing oleh Andi Wardihan Sinrang dan Andi Ariyandy)
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh multimodal exercise terhadap risiko jatuh dan kemampuan fungsional pada lansia yang mengalami frailty syndrome dengan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan two groups pretest-postest design. Subjek penelitian merupakan kelompok lansia pada Yayasan Batara Hati Mulia Gowa yang tidak menjalani perawatan khusus (dalam keadaan bed rest). Sampel sebanyak 50 orang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 25 kelompok intervensi dengan pemberian multimodal exercise dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 8 minggu dan 25 untuk kelompok kontrol dengan pemberian senam lansia dilakukan sebanyak 1 kali dalam seminggu selama 8 minggu. Pengukuran tingkat risiko jatuh dengan Timed Up and Go Test (TUGT) dan kemampuan fungsional dengan Short Physical Performance Battery (SPPB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi memiliki selisih penurunan nilai TUGT yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p=0,001) dan juga peningkatan nilai SPPB yang lebih tinggi diperoleh pada kelompok intervensi dibandingkan pada kelompok kontrol (p<0,001). Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh multimodal exercise yang sangat bermakna terhadap perubahan tingkat risiko jatuh dan kemampuan fungsional pada lansia yang mengalami frailty syndrome dengan diabetes mellitus tipe 2.

Kata kunci: frailty syndrome, diabetes mellitus tipe 2, multimodal exercise,TUGT, SPPB.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: frailty syndrome, type 2 diabetes mellitus, multimodal exercise,TUGT, SPPB.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 04 Jan 2024 07:09
Last Modified: 04 Jan 2024 07:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29074

Actions (login required)

View Item
View Item