SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN EKSTRAK HIDROID Aglaophenia cupressina Lamouroux SEBAGAI BIOREDUKTOR DAN UJI POTENSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI


ARFAN, AULIA RHAMDANI (2017) SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN EKSTRAK HIDROID Aglaophenia cupressina Lamouroux SEBAGAI BIOREDUKTOR DAN UJI POTENSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
13. Skripsi S1 AULIA RHAMDANI ARFAN.pdf

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Nanopartikel merupakan salah satu cabang ilmu berkembang dan memiliki diaplikasikan dalam kehidupan. Berbagai metode dikembangkan untuk menyintesis nanopartikel diantaranya adalah metode reduksi berbasis green chemistry yang menggunakan reduktor senyawa kimia yang dihasilkan oleh organisme hidup. Hidroid Aglaophenia cupressina Lamouroux merupakan salah satu organisme laut yang diketahui memiliki senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Dalam penelitian ini dilakukan sintesis nanopartikel perak dengan menggunakan metode reduksi logam menggunakan ekstrak hidroid Aglaophenia cupressina Lamouroux sebagai pereduksi dan AgNO3 sebagai prekursor ion perak, serta amilum sebagai penstabil nanopartikel. Nanopartikel perak yang dihasilkan kemudian diuji aktivitasnya sebagai antibakteri. Proses pembentukan nanopartikel perak dilakukan dengan penambahan larutan hidroid kedalam larutan AgNO3 dan dihomogenasikan dengan menggunakan magnetic stirrer. Analisis spektrofotometer UV-Vis, PSA, TEM dan FTIR digunakan untuk mengkarakterisasi nanopartikel perak yang dihasilkan, sebelum diuji aktifitasnya terhadap bakteri Staphylococus aureus dan Echerichia coli. Hasil penelitian menunjukkan nanopartikel perak yang terbentuk memiliki warna kuning kecoklatan dengan serapan pada panjang gelombang 414.50 nm dan 413 nm untuk nanopartikel dengan stabilisator amilum. Diameter rata-rata yang dimiliki nanopartikel perak ialah 87.9 nm dan 103 nm, kedua nanopartikel berbentuk bulat. Analisi uji FTIR menunjukkan adanya gugus amida yang berperan dalam proses reduksi ion perak sehingga membentuk nanopartikel perak. Nanopartikel perak dengan konsentrasi 3.6 mg/mL memiliki zona hambat 8.55 mm dan 7.45 mm untuk nanopartikel perak dengan stabilisator amilum terhadap S. aureus. Sedangkan nanopartikel perak dengan konsentrasi 3.6 mg/mL memiliki zona hambat 7.825 mm dan 7 mm terhadap E.coli.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Antibakteri, green chemistry, Aglaophenia cupressina L. , nanopartikel perak, metode reduksi.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 04 Jan 2024 06:52
Last Modified: 04 Jan 2024 06:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29049

Actions (login required)

View Item
View Item