Hubungan antara Craniovertebral Angle dengan Range of Motion Regio Cervical dan Panjang Musculus Pectoralis Minor pada Pegawai di Dinas Perdagangan Kota Makassar


Nooraini, Fahira Azzahra (2023) Hubungan antara Craniovertebral Angle dengan Range of Motion Regio Cervical dan Panjang Musculus Pectoralis Minor pada Pegawai di Dinas Perdagangan Kota Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of R021191036_skripsi_15-08-2023 caver1.jpg]
Preview
Image
R021191036_skripsi_15-08-2023 caver1.jpg

Download (277kB) | Preview
[thumbnail of R021191036_skripsi_15-08-2023 bab 1-2.pdf] Text
R021191036_skripsi_15-08-2023 bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of R021191036_skripsi_15-08-2023 dp.pdf] Text
R021191036_skripsi_15-08-2023 dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of R021191036_skripsi_15-08-2023.pdf] Text
R021191036_skripsi_15-08-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 September 2025.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Craniovertebral Angle (CVA) adalah salah satu metode umum dalam menilai postur kepala. CVA normal adalah 52,4 derajat, semakin kecil sudut craniovertebral menggambarkan posisi kepala yang semakin maju ke depan. Ketidaksesuaian postur pada leher dan kepala dapat mengakibatkan terjadinya perubahan aligment tubuh sehingga terjadi pembebanan pada otot, sendi dan jaringan ikat yang dapat mempengaruhi range of motion regio cervical secara aktif. Perubahan kelengkungan cervical dari posisi kepala yang maju ke depan menyebabkan terjadinya upper cross syndrome. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan kerja otot berupa pemendekan otot bahu anterior, yaitu musculus pectoralis minor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara craniovertebral angle dengan range of motion regio cervical dan panjang musculus pectoralis minor pada pagawai kantor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 42 orang pegawai. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan data primer melalui instrument pengukuran goniometer untuk mengukur craniovertebral angle dan range of motion regio cervical, dan untuk mengukur panjang musculus pectoralis minor dengan menggunakan acromion to table test. Data yang diperoleh dari pengukuran craniovertebral angle dengan range of motion regio cervical mendapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05). Pada panjang musculus pectoralis minor didapatkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05). Nilai correlational coefficient pada variabel craniovertebral angle dan range of motion regio cervical bernilai positif dan untuk variabel panjang musculus pectoralis minor bernilai negatif. Untuk distribusi didapatkan hasil craniovertebral angle didominasi oleh sampel yang memiliki forward head posture ringan, range of motion regio cervical didominasi sampel yang mengalami abnormal, dan panjang musculus pectoralis minor didominasi oleh sampel yang mengalami pemendekkan. Pada variabel craniovertebral angle dengan range of motion regio cervical dan panjang musculus pectoralis minor memiliki hubungan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Jan 2024 06:42
Last Modified: 04 Jan 2024 06:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29038

Actions (login required)

View Item
View Item