Efek supplementasi Vitamin D dibandingkan Omega-3 sebagai terapi adjuvan simvastatin terhadap peningkatan profil lipid dan indeks aterogenik tikus terinduksi diet tinggi lemak = Effect of Vitamin D supplementation compared to Omega-3 as adjuvant for simvastatin therapy on lipid profile and atherogenic index improvement in high fat diet induced rats


Lianto, Devy (2023) Efek supplementasi Vitamin D dibandingkan Omega-3 sebagai terapi adjuvan simvastatin terhadap peningkatan profil lipid dan indeks aterogenik tikus terinduksi diet tinggi lemak = Effect of Vitamin D supplementation compared to Omega-3 as adjuvant for simvastatin therapy on lipid profile and atherogenic index improvement in high fat diet induced rats. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
N012211022_tesis_15-02-2023 cover1.png

Download (64kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
N012211022_tesis_15-02-2023 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
N012211022_tesis_15-02-2023 dp.pdf

Download (922kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
N012211022_tesis_15-02-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2025.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Terapi adjuvan seringkali digunakan untuk mengoptimalkan efek antihiperlipidemik dari simvastatin. Supplementasi dengan omega-3 dan vitamin D merupakan bentuk terapi adjuvan yang direkomendasikan pada terapi statin dengan intensitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek dari vitamin D dan omega-3 sebagai terapi adjuvan simvastatin dalam meningkatkan profil lipid dan indeks aterogenik plasma (IAP) pada tikus dengan dislipidemia. Tiga puluh enam tikus jantan dirandomisasi dan dibagi dalam enam kelompok: kontrol sehat, tikus dislipidemia tanpa terapi, dan tikus dislipidemia yang diterapi hanya dengan simvastatin dosis rendah atau dengan omega-3 atau dengan vitamin D dosis rendah dan dosis tinggi. Induksi dislipidemia dilakukan dengan memberikan pakan tinggi lemak selama empat minggu, diikuti dengan pemberian terapi selama dua minggu berikutnya. Sampel darah diambil sebelum dan setelah pemberian terapi simvastatin. Tikus yang diinduksi diet tinggi lemak mengalami peningkatan kadar trigliserida tanpa disertai peningkatan kolesterol total dan penurunan HDL sehingga tikus menderita dislipidemia fenotipe I (berdasarkan fenotipe Frederickson). Terapi dengan simvastatin dosis rendah tidak memberikan perbaikan signifikan pada parameter trigliserida (TG), kolesterol total (TC), high-density lipoprotein (HDL), atau non-HDL. Ketika dikombinasikan dengan vitamin D dosis tinggi, terapi simvastatin secara signifikan menurunkan TG dan meningkatkan HDL (p<0.05), juga memperbaiki IAP. Perbaikan ini tidak dijumpai pada tikus yang diterapi dengan omega-3 atau vitamin D dosis rendah. Adapun pemberian terapi adjuvan berupa omega-3, vitamin D dosis rendah dan tinggi belum dapat menurunkan kadar kolesterol total dan kadar non-HDL. Disimpulkan bahwa vitamin D dosis tinggi sebagai terapi adjuvan simvastatin lebih baik daripada omega-3 dalam memperbaiki kadar TG, HDL, dan IAP. Hasil penelitian kami mengimplikasikan bahwa vitamin D dosis tinggi dapat digunakan sebagai terapi adjuvan simvastatin dalam klinik untuk menurunkan resiko sindrom koroner pada pasien dengan dislipidemia.

Keywords : Vitamin D, Omega-3, Indeks Aterogenik, Simvastatin, Terapi Adjuvan, Profil Lipid, Fruktosa

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Vitamin D, Omega-3, Atherogenic Index, Simvastatin, Adjuvant Therapy, Lipid Profile, Fructose
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Ilmu Farmasi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 13 Mar 2023 05:44
Last Modified: 13 Mar 2023 05:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/25668

Actions (login required)

View Item
View Item