KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENGELOLAAN KECEMASAN DAN PENGURANGAN KETIDAKPASTIAN JURU SITA PAJAK DAN WAJIB PAJAK PADA KPP PRATAMA MAROS = INTERPERSONAL COMMUNICATION IN ANXIETY MANAGEMENT AND UNCERTAINTY REDUCTION OF TAX OFFICERS AND TAXPAYERS IN KPP PRATAMA MAROS


Rahadi, Andi (2022) KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENGELOLAAN KECEMASAN DAN PENGURANGAN KETIDAKPASTIAN JURU SITA PAJAK DAN WAJIB PAJAK PADA KPP PRATAMA MAROS = INTERPERSONAL COMMUNICATION IN ANXIETY MANAGEMENT AND UNCERTAINTY REDUCTION OF TAX OFFICERS AND TAXPAYERS IN KPP PRATAMA MAROS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E022201017_tesis_19-09-2022 cover1.png

Download (138kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E022201017_tesis_19-09-2022 1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E022201017_tesis_19-09-2022 dp.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E022201017_tesis_19-09-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 December 2024.

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI RAHADI, 2022 “Komunikasi Interpersonal dalam pengelolaan kecemasan dan pengurangan ketidakpastian juru sita pajak dan wajib pajak pada KPP Pratama Maros” di bawah bimbingan Andi Alimuddin Unde dan Tuti Bahfiarti. Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pascasarjana Universitas Hasanuddin
Dari berbagai sumber-sumber penerimaan negara, penerimaan dari sektor perpajakan merupakan penopang terbesar terhadap jumlah total pendapatan negara. Menyadari pentingnya pajak sebagai sumber terbesar pada penerimaan negara, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak berupaya mengoptimalkan sektor perpajakan. Sistem self-assement yang dianut Indonesia menuntut wajib pajak untuk melaporkan dan membayar kewajiban pajaknya sendiri, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh wajib pajak dalam melakukan kewajiban perpajakannya. Salah satu pelanggaran yang mungkin terjadi adalah keengganan untuk membayar kewajiban pajak terutangnya, sehingga menimbulkan tunggakan pajak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang Pola pengelolaan pengurangan kecemasan dan pengelolaan ketidakpastian komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Juru sita pajak dan wajib pajak dalam mengurangi ketidakpastian dalam interaksi penagihan pajak yang dilakukan oleh KPP Pratama Maros. Metode penelitian kualitatif dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan saat peneliti mulai memasuki lapangan dan selama penelitian berlangsung (emergent sampling design). Lokasi penelitian adalah di Seksi Penagihan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Maros, Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara. Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasi data yang diperoleh kedalam sebuah kategori, menjabarkan data kedalam unit-unit, menganalisis data yang penting, menyusun atau menyajikan data yang sesuai dengan masalah penelitian dalam bentuk laporan dan membuat kesimpulan agar mudah untuk dipahami. Hasil temuan baik juru sita pajak dan wajib pajak diketahui sama-sama merasakan kecemasan/ketidakpastian komunikasi satu sama lainnya.

Keywords : Jurusita Pajak, Penagihan, Ditjen pajak, Pemerintah, Wajib pajak

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Jurusita Pajak, Penagihan, Ditjen pajak, Pemerintah, Wajib pajak
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 02 Jan 2023 07:10
Last Modified: 02 Jan 2023 07:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/23964

Actions (login required)

View Item
View Item