STUDI ALTERASI DAN MINERALISASI PADA ENDAPAN EPITERMAL SULFIDASI RENDAH BERDASARKAN HASIL PEMETAAN GEOLOGI DAN PENGEBORAN RC DI PIT X PT. TAMBANG TONDANO NUSAJAYA SULAWESI UTARA = ALTERATION AND MINERALIZATION STUDY ON LOW SULFIDATION EPITERMAL DEPOSITS BASED ON THE RESULTS OF GEOLOGICAL MAPPING AND RC DRILLING AT PIT X PT. TAMBANG TONDANO NUSAJAYA NORTH OF SULAWESI


ASWAN, ASWAN (2020) STUDI ALTERASI DAN MINERALISASI PADA ENDAPAN EPITERMAL SULFIDASI RENDAH BERDASARKAN HASIL PEMETAAN GEOLOGI DAN PENGEBORAN RC DI PIT X PT. TAMBANG TONDANO NUSAJAYA SULAWESI UTARA = ALTERATION AND MINERALIZATION STUDY ON LOW SULFIDATION EPITERMAL DEPOSITS BASED ON THE RESULTS OF GEOLOGICAL MAPPING AND RC DRILLING AT PIT X PT. TAMBANG TONDANO NUSAJAYA NORTH OF SULAWESI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
D62115303_skripsi - aswan-1_page-0001.jpg

Download (228kB) | Preview
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
D62115303_skripsi - aswan.pdf

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

PT. Tambang Tondano Nusajaya (PT. TTN) merupakan perusahaan tambang emas epitermal low sulphidation yang berada di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Pit X PT. TTN merupakan salah satu lokasi tambang emas PT. TTN yang telah menghasilkan emas bagi perusahaan. Pit ini telah ditambang dengan metode penambangan open pit, sehingga batuan bawah permukaan telah tersingkap di area dinding maupun lantai pit. Beberapa aspek yang belum dilakukan saat ini di antaranya yaitu mengidentifikasi secara lebih detail himpunan mineral alterasi hidrotermal, membuat peta zonasi alterasi hidrotermal dan paragenesis mineral bijih, khususnya terkait mineralisasi yang terdapat di pit X PT. TTN. Penelitian ini merupakan studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi penyebaran litologi, himpunan mineral dan zonasi alterasi hidrotermal, estimasi temperatur pembentukan mineralisasi dan pH fluida hidrotermal, himpunan dan paragenesis mineral bijih, serta membuat peta zonasi alterasi dan mineralisasi hidrotermal. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis petrografi, mineragrafi, X-Ray Diffraction (XRD), dan Analytical Spectral Device (ASD). Hasil analisis memperlihatkan himpunan mineral alterasi yang terbentuk terdiri atas klorit, epidot, smektit (montmorillonit), serisit, muskovit, illit, kuarsa, dan kalsit, dengan zona alterasi hidrotermal dari luar ke dalam adalah zona propilitik (klorit – epidot – kalsit ± smektit ± serisit ± kuarsa) dan zona argillik (serisit – smektit – kuarsa ± klorit ± epidot). Mineralisasi di lokasi penelitian terbentuk pada kisaran temperatur sekitar 200°C-320°C dengan fluida hidrotermal yang membentuknya ber-pH netral. Himpunan mineral bijih yang terbentuk terdiri atas dua jenis yaitu mineral bijih hipogen yang terdiri dari sfalerit, kalkopirit, arsenopirit, galena, dan pirit, serta mineral bijih supergen yaitu kovelit dengan urutan pembentukan dari yang pertama sampai yang terakhir yaitu sfalerit, kalkopirit, arsenopirit, galena, pirit, dan kovelit. Tipe genetik mineralisasi di lokasi penelitian diinterpretasi sebagai mineralisasi tipe epitermal sulfidasi rendah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Alterasi, epitermal, mineralisasi, mineralogi bijih, PT. TTN.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 04 Jan 2021 03:19
Last Modified: 14 Apr 2026 05:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/1852

Actions (login required)

View Item
View Item