Analisis Sebaran Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Elektroda Schlumberger (Studi Kasus: Air Tanah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan)


Asrafil, Muh (2021) Analisis Sebaran Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Elektroda Schlumberger (Studi Kasus: Air Tanah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D62114307_skripsi_cover1.jpg

Download (296kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D62114307_skripsi_bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D62114307_skripsi_dp.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D62114307_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai cenderung mengalami kekeringan di musim kemarau sehingga warga kesulitan mendapatkan air. Hal ini disebabkan oleh sumber air semakin surut dan mengering. Beberapa sumber mata air juga mulai mengecil debit airnya sehingga kurang mencukupi kebutuhan air bagi warga dalam kesehariannya. Untuk mengatasi masalah tersebut, masyarakat perlu mencari sumber air yang lain, salah satunya adalah sumber airtanah. Keberadaan airtanah pada suatu daerah tidak terlepas dari kondisi lapisan geologi bawah permukaan daerah tersebut. Airtanah tersimpan dalam lapisan akuifer, yaitu lapisan yang mempunyai kemampuan untuk menyimpan dan meloloskan air dalam jumlah yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis persebaran akuifer pada daerah penelitian menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi elektroda Schlumberger. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur dengan data sekunder dan data primer berdasarkan survei dan analisis data geolistrik. Setelah dilakukan interpretasi resistivitas terhadap keadaan geologi lokal dan pemodelan penampang, didapatkan dua jenis akuifer yaitu akuifer bebas dan akuifer tertekan. Akuifer bebas berada pada titik pengukuran GL.1, GL.2, GL.4, GL.7 dan GL.8 sedangkan akuifer tertekan berada pada titik pengukuran GL.6, GL.8 dan GL.9. Dilihat dari kontur perseberan akuifer, lapisan akuifer bebas diprediksi mengarah ke timur laut, sedangkan akuifer tertekan diprediksi mengarah ke barat daya. Lapisan akuifer mendominasi pada kedalaman 5 m hingga 50 m dibawah permukaan tanah, berdasarkan persebaran nilai resistivitas semu untuk beberapa kedalaman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Akuifer; resistivitas; geolistrik; schlumberger; Sinjai Utara.
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan
Depositing User: S.I.P Zohrah Djohan
Date Deposited: 26 Aug 2022 06:32
Last Modified: 26 Aug 2022 06:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/18459

Actions (login required)

View Item
View Item