Perubahan Histologi Saluran Pencernaan Larva Kuda Laut (Hippocampus barbouri) Yang Diberi Makanan Alami Hidup Dan Beku = The Histological Changes of Digestive Tract of Sea horse Larvae (Hippocampus barbouri) fed by live and frozen food


Pasereng, Anastasia Zefanya (2022) Perubahan Histologi Saluran Pencernaan Larva Kuda Laut (Hippocampus barbouri) Yang Diberi Makanan Alami Hidup Dan Beku = The Histological Changes of Digestive Tract of Sea horse Larvae (Hippocampus barbouri) fed by live and frozen food. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031171518_skripsi_27-04-2022 cover1.png

Download (111kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L031171518_skripsi_27-04-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031171518_skripsi_27-04-2022 dp.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L031171518_skripsi_27-04-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Kuda laut merumakanan salah satu jenis ikan hias yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan tradisional Cina serta memiliki nilai ekonomis tinggi. Dikarenakan banyaknya manfaat dari kuda laut menyebabkan permintaan yang semakin tinggi sehingga membuat tingginya penangkapan berlebihan dari alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan histologis saluran pencernaan larva kuda laut yang telah diberi makanan alami hidup dan beku. Penelitian dilaksanakan pada Juni sampai Agustus 2021 di Laboratorium Penangkaran dan Rehabilitasi Ekosistem, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar dan Uji Histologi di Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Makassar. Hewan uji yang digunakan adalah induk kuda laut berukuran 12-14 cm dan larva kuda laut dengan ukuran rata-rata 1,1 ± 0,17 cm. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah perbandingan antara perlakuan pemberian makanan campuran yaitu (A) larva kuda laut hanya diberi makanan nauplii Artemia salina selama 31 hari, (B) larva kuda laut diberi makanan tambahan berupa Daphnia sp. beku sebesar 75% dan nauplii Artemia salina sebesar 25% setelah 5 hari sepenuhnya diberikan makanan nauplii Artemia salina, (C) larva kuda laut diberi makanan tambahan berupa Daphnia sp. beku sebesar 75% dan nauplii Artemia salina sebesar 25% setelah 10 hari sepenuhnya diberikan makanan nauplii Artemia salina. (D) larva kuda laut diberi makanan makanan tambahan berupa Daphnia sp. beku sebesar 75% dan nauplii Artemia salina sebesar 25% setelah 15 hari sepenuhnya diberikan makanan nauplii Artemia salina. Parameter yang diamati adalah histologi saluran pencernaan, pertumbuhan dan sintasan. Berdasarkan hasil yang didapatkan bahwa perubahan histologi saluran pencernaan larva kuda laut terjadi ketika larva memasuki usia 11 hari hingga usia 16 hari. Sedangkan hasil analisis sidik ragam (ANOVA), pemberian makanan alami hidup dan beku tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap laju pertumbuhan panjang dan bobot maupun panjang dan bobot mutlak larva kuda laut, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap sintasan larva kuda laut pada hari ke-6, ke-11, ke-16, dan ke-21.
Keywords : Histologi, kuda laut, pencernaan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 14 Jun 2022 02:28
Last Modified: 14 Jun 2022 02:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/16562

Actions (login required)

View Item
View Item