Hubungan antara Tingkat Aktivitas Fisik dan Fungsi Kognitif Lansia di Yayasan Batara Hati Mulia Kabupaten Gowa = The Correlation Between The Level Of Physical Activity And Cognitive Function At Batara Hati Mulia Foundation Gowa Regency


Biang, Millia (2022) Hubungan antara Tingkat Aktivitas Fisik dan Fungsi Kognitif Lansia di Yayasan Batara Hati Mulia Kabupaten Gowa = The Correlation Between The Level Of Physical Activity And Cognitive Function At Batara Hati Mulia Foundation Gowa Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R024201025_skripsi_08-03-2022_Cover1.jpg

Download (199kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R024201025_skripsi_08-03-2022_Bab 1-2.pdf

Download (977kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R024201025_skripsi_08-03-2022_Daftar Pustaka.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R024201025_skripsi_08-03-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Lansia termasuk dalam kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya dimana terjadi proses penurunan dan perubahan fungsi tubuh secara alami, salah satunya terjadi penurunan fungsi kognitif yang akan berdampak pada kehidupan sehari - hari. Aktivitas fisik diidentifikasi merupakan salah satu faktor yang diduga ada hubungannya dengan fungsi kognitif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan fungsi kognitif Lansia di Yayasan Batara Hati Mulia Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan metode purposive sampling. Subjek penelitian yakni lansia di Yayasan Batara Hati Mulia Kabupaten Gowa berusia 60 tahun keatas yang telah lulus SD/Sederajat atau yang mampu berhitung dan yang tidak mengalami gangguan kejiwaan. Jumlah responden sebanyak 25 orang (diluar dropout) dan yang dapat menyelesaikan seluruh pertanyaan yang tertera dalam kuisioner.
Hasil penelitian setelah dilakukan uji normalitas Kolmogorov Smirnov diperoleh sebaran data normal (p>0,05), kemudian dilakukan uji analisis hubungan (Kendall’s tau correlation) menunjukkan nilai signifikansi (p) kedua variabel sebesar 0,500 (p<0,05) yang berarti bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan dan derajat kekuatan hubungan antar variabel yang dinyatakan dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,125 yang berarti tingkat keeratan hubungannya bersifat sangat lemah dan data yang didapatkan peneliti menunjukan bahwa terdapat 18 dari 25 lansia yang memiliki tingkat aktivitas fisik yang baik namun 23 dari 25 lansia tersebut memiliki fungsi kognitif yang terganggu yang berarti penelitian ini tidak memiliki korelasi dan tidak sejalan dengan teori serta berbagai penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya.
Kata Kunci: lansia, fungsi kognitif, aktivitas fisik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 30 Mar 2022 05:35
Last Modified: 30 Mar 2022 05:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/14697

Actions (login required)

View Item
View Item