HUBUNGAN GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN YODIUM (GAKY) DAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN ENREKANG = RELATIONSHIP OF IODINE DEFICIENCY DISORDER (IDD) AND STUNTING WITH COGNITIVE AND MOTORIC DEVELOPMENT IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN IN ENREKANG REGENCY


Zakiah, Nur (2022) HUBUNGAN GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN YODIUM (GAKY) DAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN ENREKANG = RELATIONSHIP OF IODINE DEFICIENCY DISORDER (IDD) AND STUNTING WITH COGNITIVE AND MOTORIC DEVELOPMENT IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN IN ENREKANG REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K012201011_tesis_cover1.jpg

Download (286kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K012201011_tesis_bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012201011_tesis_dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K012201011_tesis_07-03-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

NUR ZAKIAH. Hubungan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) dan Stunting dengan Perkembangan Kognitif dan Motorik Pada Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Enrekang (dibimbing oleh Nurhaedar Jafar dan Abdul Razak Thaha)

Berdasarkan RISKESDAS 2018 prevalensi stunting pada murid Sekolah Dasar usia 6 – 12 tahun yaitu 26,05%. Tingginya prevalensi stunting maka peneltian ini untuk mengetahui hubungan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) dan Stunting dengan Perkembangan Kognitif dan Motorik Pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Studi ini merupakan bagian dari penelitian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) sebagai faktor risiko spesifik dari tingginya prevalensi stunting di Kabupaten Enrekang.

Desain penelitian adalah cross-sectional dengan 100 sampel pada murid Sekolah Dasar usia 6 – 12 Tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta pengkuran berat badan dan tinggi badan untuk melihat stunting berdasarkan Z-score anak. Palpasi dan Ekresi Iodium Urine (EYU) untuk melihat GAKI serta Monteral Cognitive Asessment (Moca-Ina) untuk pengukuran kognitif. Pengukuran pekembangan motoric dengan motor ability. Analisis data menggunakan analisis korelasi pearson.

Dari total sampel dengan GAKI berdasarkan EYU yaitu 21 %. Status gizi stunting 72 %, 89 % Sampel dengan skor kognitif rendah. Hasil analisis bivariate tidak ada hubungan GAKI dengan kognitif (nilai P = 0,835). Tidak ada hubungan galy dengan perkembangan motoric ( nilai P
= 0.654). Ada hubungan stunting dengan kognitif dan bahasa (nilai P = 0.011). Tidak ada Hubungan stunting dengan perkembangan motoric (nilai P = 0.092). Kekurangan gizi (GAKI) atau stunting untuk jangka yang panjang dapat menghambat perkembangan kognitif dan motorik.
Keywords : GAKI, Stunting, Anak sekolah, Perkembangan Kognitif

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 16 Mar 2022 01:08
Last Modified: 16 Mar 2022 01:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/14240

Actions (login required)

View Item
View Item