Struktur Komunitas Iktiofauna di Perairan Sungai Leang-leang, Kawasan Karst Maros, Provinsi Sulawesi Selatan

Maulidanti, Sri (2022) Struktur Komunitas Iktiofauna di Perairan Sungai Leang-leang, Kawasan Karst Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Bab I & II] Text (Bab I & II)
L021181316_skripsi_25-02-2022 1-2.pdf

Download (742kB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L021181316_skripsi_25-02-2022 cover.png

Download (94kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
L021181316_skripsi_25-02-2022 dp.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
L021181316_skripsi_25-02-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Kawasan Karst Maros Pangkep (KKMP) merupakan kawasan karst dengan penampakan yang indah dan terbesar kedua di dunia. Kawasan karst memiliki karakteristik dengan kandungan kalsium karbonat yang tinggi sehingga menjadi ekosistem spesifik dan diduga memiliki keanekaragaman spesies yang khas, langka, dan tingkat endemisitas yang tinggi. Penelitian berlangsung sejak bulan Juni hingga Agustus 2021 untuk mengetahui struktur komunitas iktiofauna di perairan Sungai Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang termasuk dalam KKMP. Analisis sampel ikan dilaksanakan di Laboratorium Biologi Perikanan, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Selama penelitian ditemukan 10 jenis ikan yang berasal dari 10 famili dan 6 ordo. Mayoritas ikan yang tertangkap di S. Leang-leang merupakan ikan introduksi, kecuali Dermogenys orientalis, Oryzias celebensis, dan Marosatherina ladigesi yang termasuk ikan endemik. Spesies dengan kelimpahan tertinggi selama penelitian adalah ikan julung-julung (D. orientalis) sebanyak 1.044 ekor (67,27%), diikuti oleh ikan medaka (O. celebensis) sebanyak 372 ekor (23,97%), ikan kepala timah (Aplocheilus panchax) sebanyak 126 ekor (8,12%), sedangkan tujuh spesies lainnya memiliki kelimpahan kurang dari 1%. Kisaran nilai indeks keanekaragaman 0,7216 – 0,9042, indeks keseragaman 0,4027 – 0,5047, dan indeks dominansi 0,4644 – 0,6148. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa S. Leang-leang telah mengalami tekanan ekologi pada tingkat sedang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Iktiofauna, Struktur Komunitas, Indeks Ekologi, Sungai Leang-leang, Kawasan Karst Maros.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 08 Mar 2022 03:10
Last Modified: 08 Mar 2022 03:10
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/13793

Actions (login required)

View Item
View Item