Kandungan Logam Esensial Tembaga (Cu) dan Zink (Zn) pada Sedimen di Perairan Kota Makassar = Essential Metal Deposits of Copper (Cu) and Zink (Zn) in Sediment in the Waters of the Makassar City


Kadir, Ghina Nafi`ah (2022) Kandungan Logam Esensial Tembaga (Cu) dan Zink (Zn) pada Sedimen di Perairan Kota Makassar = Essential Metal Deposits of Copper (Cu) and Zink (Zn) in Sediment in the Waters of the Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011171506_skripsi_18-02-2022 cover.png

Download (218kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011171506_skripsi_18-02-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011171506_skripsi_18-02-2022 dp.pdf

Download (8MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L011171506_skripsi_18-02-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Kota Makassar berkembang pesat ditandai dengan adanya reklamasi laut, pemukiman yang terus bertambah, pusat industri dan pelabuhan. Dampak reklamasi laut dan pemukiman di perairan CPI serta tingginya aktivitas pelabuhan dan input limbah industri yang mengalir ke Perairan Paotere diduga dapat menimbulkan pencemaran logam, yaitu pencemaran logam Cu dan Zn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam tembaga (Cu) dan Zink (Zn) pada sedimen di perairan Pelabuhan Paotere, Pantai Losari, dan Pulau Samalona. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2022. Metode yang digunakan dalam pengambilan data yaitu purposive random sampling. Logam Cu dan Zn dianalisis menggunakan ICP-OES (Inductively Coupled Plasma – Optical Emission Spectrometry). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan di tiga stasiun. Nilai rata-rata logam Cu dan Zn tertigggi didapatkan di Perairan Paotere yaitu Cu sebesar 32,63 mg/kg dan Zn 133,09 mg/kg. Hal ini dipengaruhi oleh input limbah yang didapatkan sebagian besar merupakan sumber Cu dan Zn, yakni tingginya aktivitas pelabuhan dan keberadaan kapal-kapal kayu yang harus dilapisi dengan cat yang mengandung tembaga dan zink. Selain itu, Perairan Paotere mendapatkan input langsung dari kanal Panampu yang mengalirkan hampir seluruh limbah industri dan pemukiman kota Makassar. Parameter fisik kimia juga mempengaruhi konsentrasi logam Cu dan Zn. Nilai rata-rata logam Cu dan Zn terendah di Pulau Samalona yaitu Cu 0,12 mg/kg dan Zn 0.085 mg/kg, ini disebabkan karena letaknya yang jauh dari daratan kota Makassar. Nilai konsentrasi logam Cu dan Zn di Perairan CPI, Paotere dan Pulau Samalona belum melewati standar baku mutu ANZECC and ARMCANZ (2000).
Keywords : Logam, Esensial, Tembaga (Cu), Zink (Zn), Sedimen, Makassar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 25 Feb 2022 08:40
Last Modified: 25 Feb 2022 08:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/13602

Actions (login required)

View Item
View Item