Hadju, Dr. Dina Noerlaila (2021) PENGARUH TERAPI NUTRISI MEDIK TERHADAP LUARAN KLINIS PASIEN COVID 19 (Studi terhadap C-Reactive Protein (CRP), Total Lymphocyte Count (TLC) dan Prognostic Nutritional Index (PNI)). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
C117216203_tesis_25-11-2021 cover1.jpg
Download (276kB) | Preview
C117216203_tesis_25-11-2021 bab 1-2.pdf
Download (1MB)
C117216203_tesis_25-11-2021 dapus.pdf
Download (127kB)
C117216203_tesis_25-11-2021.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Terapi nutrisi medik Terkait dengan Penanda Inflamasi dan Status Nutrisi pada Pasien COVID-19 dengan Gejala Klinis Ringan
Dina Noerlaila Hadju1, Suryani As’ad2,3,4, Nurpudji A. Taslim2,3, Agussalim Bukhari2,3, Haerani Rasyid2,3, Aminuddin Aminuddin2
1Program Studi Spesialis Gizi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar
2Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar
3Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Indonesia
4Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar
*Penulis yang sesuai. Email: suryani_fkuh@yahoo.com
ABSTRAK
Pendahuluan: Pasien COVID-19 berisiko lebih tinggi mengalami malnutrisi yang memperburuk luaran klinis dan meningkatkan mortalitas, oleh karena itu pengenalan dini dan pemberian nutrisi yang memadai sangat penting untuk mencegah terjadinya korban. Tujuan: Mengetahui luaran terapi nutrisi medik berdasarkan kadar C-Reactive Protein (CRP), Total Lymphocyte Count (TLC), dan Prognostic Nutritional Index (PNI)
Metode: Data antropometri dan klinis 168 pasien COVID-19 berusia >18 tahun dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis. Status gizi dinilai menggunakan metode Subjective Global Assessment (SGA).
Hasil: Data dari 168 pasien dianalisis, rentang usia tertinggi adalah 18-40 tahun dengan 106 orang (63,1%), diikuti oleh usia >60 tahun dengan 11 orang (6,5%). Mayoritas pasien mengalami malnutrisi sedang (98,8%). Nilai rata-rata CRP adalah 9,97±26,42 mg/dL, TLC adalah 2168,66±814,89 sel/m3 dan PNI adalah 52,76±7,32. Uji korelasi menunjukkan terdapat perbedaan signifikansi pada CRP, TLC, dan PNI terhadap LOS serta lama konversi (masing-masing p=0,001; 0,000; 0,001). Uji chi square menunjukkan perbedaan signifikan pada pencapaian asupan rerata protein ≥70% terhadap CRP, TLC dan PNI admisi dan akhir perawatan (masing-masing p=0,015 dan 0,000), namun tidak ada terdapat perbedaan signifikan pada IMT terhadap CRP, TLC, dan PNI adamisi dan akhir perawatan (masing-masing p=0,182; 0,524; 0,183)
Kesimpulan: Terdapat hubungan terapi nutrisi medik terhadap penanda inflamasi dan status nutrisi CRP, TLC dan PNI
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Gizi Klinik |
Depositing User: | Nasyir Nompo |
Date Deposited: | 20 Dec 2021 02:00 |
Last Modified: | 20 Dec 2021 02:00 |
URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/11741 |