Analisis Morfomolekuler dan Bioreproduksi Spesies Kriptik Ikan Julung-Julung (Zenarchopterus sp.) di Perairan Sungai Pute, Kawasan Karst Maros - Pangkep, Sulawesi Selatan = Morfomolecular and Bioeproductive Analyses of the Cryptic Halfbeak Species (Zenarchopterus sp.) in the Pute River, Maros–Pangkep Karst Area, South Sulawesi


FATMAWATY, FATMAWATY (2026) Analisis Morfomolekuler dan Bioreproduksi Spesies Kriptik Ikan Julung-Julung (Zenarchopterus sp.) di Perairan Sungai Pute, Kawasan Karst Maros - Pangkep, Sulawesi Selatan = Morfomolecular and Bioeproductive Analyses of the Cryptic Halfbeak Species (Zenarchopterus sp.) in the Pute River, Maros–Pangkep Karst Area, South Sulawesi. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L012242001-QrOnVtz3YwKP04FT-20260812215753.pdf] Text
L012242001-QrOnVtz3YwKP04FT-20260812215753.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Fatmawaty. Analisis morfomolekuler dan bioreproduksi spesies kriptik ikan julung-julung (Zenarchopterus sp.) di perairan sungai pute, kawasan karst maros - pangkep, sulawesi selatan (dibimbing oleh Andi Aliah Hidayani dan Sharifuddin Bin Andy Omar). Latar belakang. Famili Zenarchopteridae memiliki tingkat keragaman yang tinggi sehingga sulit dilakukan identifikasi setiap spesies, terutama pada spesies kriptik yang memiliki kemiripan morfologi tetapi dapat dibedakan secara genetik. Informasi mengenai aspek reproduksi ikan julung-julung di Sungai Pute, kawasan karst Maros-Pangkep masih terbatas, sehingga diperlukan pendekatan integratif untuk identifikasi spesies yang akurat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian identifikasi morfologi dengan DNA barcoding, menganalisis biologi reproduksi sebagai dasar identifikasi spesies, dan menganalisis hubungan integrasi ketiga pendekatan dalam identifikasi ikan julung-julung (Zenarchopterus sp.) di Sungai Pute. Metode. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Desember 2025. Sampel ikan (364 ekor) dikoleksi dari tiga stasiun menggunakan pukat tarik. Identifikasi morfologi dilakukan melalui pengukuran 22 karakter morfometrik dan 9 karakter meristik. Analisis molekuler menggunakan gen COI dengan metode DNA barcoding, meliputi ekstraksi, PCR, sekuensing, dan rekonstruksi pohon filogenetik. Aspek reproduksi dikaji melalui nisbah kelamin, TKG, IKG, ukuran pertama matang gonad, fekunditas, dan diameter telur. Kualitas air diukur meliputi suhu, salinitas, pH, dan DO. Hasil. Analisis morfometrik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok (p > 0,05). Molekuler mengungkap spesies Zenarchopterus sp. dengan kemiripan 99,69–100%. Nisbah kelamin tidak seimbang (2,43:1,00) dengan dominasi jantan. Puncak kematangan gonad terjadi pada Oktober (IKG betina 5,612%). Ukuran pertama matang gonad betina 150,50 mm TL dan jantan 156,65 mm TL. Fekunditas 17–255 butir dengan korelasi sedang terhadap panjang total (r=0,48) dan bobot gonad (r=0,60). Diameter telur 0,266–1,928 mm dengan pola distribusi bergeser ke ukuran besar seiring peningkatan TKG. Kualitas air: suhu 32–34°C, salinitas 2,00–5,50 ppt, pH 7,37–7,45, DO 3,36–4,16 mg/L. Kesimpulan. Pendekatan integratif morfologi, molekuler, dan reproduksi efektif mengungkap spesies kriptik pada ikan julung-julung serta memberikan informasi penting tentang strategi reproduksi (partial spawning) yang mendukung pengelolaan dan konservasi sumber daya perikanan di kawasan karst Maros-Pangkep.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: DNA barcoding; kriptik; morfometrik-meristik; reproduksi; Zenarchopterus
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 04 Nov 2026 01:38
Last Modified: 04 Nov 2026 01:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/61029

Actions (login required)

View Item
View Item