ANALISIS INDEKS EFISIENSI ENERGI PRODUK KAPAL TANGKI MINYAK EKSISTING = ENERGY EFFICIENCY INDEX ANALYSIS OF EXISTING OIL PRODUCT TANKERS


TANGGU, MERTYANA (2026) ANALISIS INDEKS EFISIENSI ENERGI PRODUK KAPAL TANGKI MINYAK EKSISTING = ENERGY EFFICIENCY INDEX ANALYSIS OF EXISTING OIL PRODUCT TANKERS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D052231002-fulll.pdf] Text
D052231002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Abstract. Industri pelayaran merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 2,76% pada tahun 2012 menjadi 2,89% pada tahun 2018. Peningkatan ini mendorong IMO melalui komite perlindungan lingkungan (MEPC) untuk memberlakukan regulasi MARPOL Annex IV sejak tahun 2023 sebagai langkah mitigasi terhadap dampak perubahan iklim. Salah satu instrument yang diberlakukan adalah energy efficiency Existing ship index (EEXI) yang merupakan standar untuk mengukur efisiensi energi kapal lama dengan tujuan untuk menurunkan emisi karbondioksida (CO2) per ton-kilometer yang dihasilkan kapal selama beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan kapal tangki minyak terhadap regulasi MAPROL Annex VI melalui penerapan energy efficiency existing index serta menganalisis variasi bahan bakar terhadap kepatuhan regulasi tersebut. Metode perhitungan berdasarkan pedoman IMO MEPC.333(76) dengan menggunakan parameter utama faktor konversi CO2, carbon conversion fctor, konsumsi bahan bakar, daya mesin , kapasitas kapal dan kecepatan kapal. Hasil analisis menunjukan bahwa pada kondisi operasi awal nilai attained EEXI sebesar 6,69 gr-CO2/ton.mile, melebihi nilai required EEXI sebesar 5,93 gr-CO2/ton.mile. Setelah penerapan EPL attained EEXI berkurang sebesar 12,23% sehingga memenuhi regulasi IMO. Penerapan pembatasan daya juga berdampak pada penurunan kecepatan kapal sebesar 9,4%. Analisis variasi bahan bakar menunjukan bahwa penggunaan bahan bakar konvensional seperti Diesel/Gas Oil , Light Fuel Oil, dan Heavy Fuel Oil pemenuhan regulasi dicapai pada MCR yang lebih rendah yaitu 77-81% dan penggunaan bahan LPG (Butane & Propane) pemenuhan regulasi dicapai pada MCR 83% dan 85% yang menandakan bahwa kapal harus beroperasi dengan pembatasan daya mesin sehingga kecepatan desain kapal tidak dapat dipertahankan. Sedangkan untuk penggunaan bahan bakar Liquified Natural Gas (LNG) pemenuhan regulasi IMO dicapai tanpa pembatasan daya mesin sehingga Attained EEXI tercapai pada MCR 100% sebesar 5,74.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Energy efficiency ship index existing, low-carbon, existing ships, oil tanker, carbon emission,MARPOL Annex VI
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 03 Nov 2026 06:44
Last Modified: 03 Nov 2026 06:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60947

Actions (login required)

View Item
View Item