HIDAYATULLAH, HIDAYATULLAH (2026) Potensi Pemanfaatan Surfaktan Alami dari Limbah Tangkai Kelapa (Cocos Nucifera L.) Sebagai Alternatif Detergen yang Ramah Lingkungan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031221057-P74Qs8aucUIZljMW-20260714223051.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kontaminasi surfaktan sintetis pada ekosistem perairan telah menjadi masalah berkelanjutan, dengan fokus dekade ini beralih ke bahan alami sebagai bahan pembersih, karena ekstraksi dan pemurnian saponin lambat dan mahal sehingga sangat membutuhkan bahan pembersih alami alternatif. Sumber dan metode baru, menggunakan arang sebagai ekstraktan melalui pendidihan untuk memperoleh filtratnya dengan pengujian dan karakterisasi menunjukkan surfaktansi dan detergensi yang memadai. Penggunaan filtrat arang sebelumnya hanya digunakan sebagai modifikator permukaan adsorben (surfaktan modifikator). Tujuan. Sementara penelitian ini mungkin yang pertama dalam menguak Kemampuan emulsifier, daya bersih, nilai CMC, isolat bahan, dan nilai kontaminasi yang dihasilkan oleh surfaktan alami dari filtrat pendidihan arang tangkai kelapa. Tangkai kelapa yang menjadi limbah pasca panen dan dimanfaatkan sebagai sumber surfaktan juga menjadi laporan pertama. Metode. Pengujian kestabilan emulsi menggunakan fotometri pada instrumen Uv-vis, konsentrasi misel kritis dengan metode viskometri, isolat surfaktan diperoleh dengan pengering beku, uji kontaminasi dengan mengukur kelarutan oksigen secara volumetri dan kadar bahan organik dengan refluks tertutup, serta pengukuran gugus fungsi dengan instrumen FTIR. Hasil. Surfaktan alami yang dibuat menghasilkan kestabilan emulsi sebesar 50,46% pada pendiaman selama 160 menit dengan penurunan turbiditas 2,5 kali lebih lambat dibandingkan surfaktan sintesis LAS, daya efisinsi pembersihan sebesar 97,11%, konsentrasi misel kritis terbentuk di 56,5550 g/L, dengan kelarutan oksigen sebesar 6,1468 mg/L dan kadar bahan organik yang dilepaskan sebesar 82,95 mg/L, serta pada pembacaan IR dideteksi gugus eter, karbon dioksida, gugus metil dan ikatan C=C. Kesimpulan. Filtrat pendidihan arang tangkai kelapa berpotensi sebagai bahan detergen ramah lingkunga dan memanfaatkan limbah pertanian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 05:37 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 05:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60923 |
