KONSTRUKSI JARING INSANG (GILLNET) YANG BEROPERASI DI DESA PASSIMARANNU KABUPATEN SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN = Construction and Operation of Bottom GilNet in Pasimarannu Village,Sinjai Regency, South Sulawesi Province


WAHYUNINGSI, - (2026) KONSTRUKSI JARING INSANG (GILLNET) YANG BEROPERASI DI DESA PASSIMARANNU KABUPATEN SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN = Construction and Operation of Bottom GilNet in Pasimarannu Village,Sinjai Regency, South Sulawesi Province. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L051211008-bwNZO2v5IULjsxkB-20260819192352.pdf] Text
L051211008-bwNZO2v5IULjsxkB-20260819192352.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Jaring insang dikenal sebagai alat tangkap pasif yang relatif sederhana namun efektif dalam menangkap berbagai jenis ikan berdasarkan ukuran tubuhnya.Penggunaan jaring insang telah menjadi bagian dari praktik perikanan turun-temurun di komunitas nelayan pesisir. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi jaring insang dasar yang dioperasikan di perairan Kabupaten Sinjai, serta untuk mengetahui efektivitas jaring insang tersebut. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, tes, wawancara terstruktur, serta pengoperasian jaring insang dasar secara langsung untuk mengidentifikasi jenis ikan yang tertangkap. Selain itu, dilakukan wawancara dengan nelayan guna memperoleh informasi mengenai konstruksi jaring insang dasar,serta observasi lapangan untuk mendokumentasikan prosedur pengoperasian alat tangkap dan kondisi selama kegiatan penangkapan. Hasil.Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, konstruksi jaring insang dasar memiliki ukuran mesh size 2 inci (5,08 cm), dengan nilai shortening bagian atas jaring sebesar 50%, sedangkan bagian bawah jaring sebesar 3,41%. Ikan kakatua merupakan hasil tangkapan utama yang didapatkan pada lokasi penelitian dengan ukuran panjang berkisar antara 22 cm sampai 45 cm sebanyak 100 ekor. Kesimpulan. Penelitian di perairan Desa Pasimarannu menunjukkan bahwa jaring insang yang digunakan telah memenuhi prinsip teknis gillnet dengan keseimbangan gaya apung dan tenggelam yang baik. Hasil tangkapan didominasi oleh ikan kakatua (Scarus niger) dengan ukuran relatif seragam, yang menunjukkan selektivitas mesh size 2 inci. Secara umum, jaring insang tersebut layak digunakan dan sesuai dengan target tangkapan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Konstruksi, Sinjai, GillNet
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 03 Nov 2026 00:11
Last Modified: 03 Nov 2026 00:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60857

Actions (login required)

View Item
View Item