WIDIA, WANA (2026) Perubahan Respon Energi dan Total Hemocyte Count Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) pada Media Pemeliharaan Dengan Dosis CaCO3 yang Berbeda = Changes in Energy Response and Total Hemocyte Count of Freshwater Crayfish (Cherax quadricarinatus) in Rearing Media with Different CaCO₃ Doses. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012241040-Keh6i3p4QjUrqRob-20260819105944.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Perubahan Respon Energi dan Total Hemocyte Count Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) pada Media Pemeliharaan Dengan Dosis CaCO3 yang Berbeda (dibimbing oleh Muhammad Iqbal Djawad dan Syafiuddin) Latar belakang. Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang keberhasilan budidayanya sangat dipengaruhi oleh kualitas media pemeliharaan. Kalsium merupakan mineral esensial yang berperan dalam proses moulting dan kalsifikasi eksoskeleton. Oleh karena itu, ketersediaan kalsium dalam media pemeliharaan diduga dapat memengaruhi kondisi fisiologis lobster air tawar. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan respon energi dan THC lobster air tawar yang dipelihara pada media dengan dosis CaCO₃ yang berbeda. Metode. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dosis CaCO₃, yaitu 125, 150, 175, dan 200 mg/L, masing-masing dengan tiga ulangan. Lobster air tawar berumur empat minggu dipelihara selama 17 hari. Parameter yang diamati meliputi laju konsumsi oksigen, THC, kadar kalsium media, kadar Ca tubuh, sintasan, dan moulting. Hasil. Pemberian CaCO₃ tidak berpengaruh nyata terhadap laju konsumsi oksigen lobster air tawar (p>0,05). Rata-rata Laju konsumsi oksigen pada perlakuan 125, 150, 175, dan 200 mg/L berturut-turut sebesar 0,430; 0,387; 0,359; dan 0,614 µL O₂/mg BB/jam. Hasil analisis THC menunjukkan bahwa pengaruh utama waktu pengamatan (p=0,225) dan perlakuan (p=0,284) tidak signifikan, tetapi terdapat interaksi yang signifikan antara waktu pengamatan dan perlakuan (p=0,011). Pemberian CaCO₃ tidak berpengaruh nyata terhadap kadar kalsium media pemeliharaan (p>0,05). Kadar Ca tubuh dipengaruhi secara nyata oleh waktu pengamatan (p<0,001) dan perlakuan CaCO₃ (p=0,005), tetapi interaksi waktu dan perlakuan tidak signifikan (p=0,431). Sintasan tertinggi diperoleh pada dosis 175 mg/L sebesar 81,11%, diikuti dosis 150 mg/L sebesar 72,22%, dosis 200 mg/L sebesar 60,00%, dan dosis 125 mg/L sebesar 56,67%. Jumlah moulting tertinggi juga ditemukan pada dosis 175 mg/L, yaitu sebanyak 68 kejadian selama masa pemeliharaan. Kesimpulan. Pemberian CaCO₃ tidak memengaruhi respon energi lobster air tawar, sedangkan pengaruhnya terhadap THC bergantung pada waktu pengamatan. Kadar Ca tubuh meningkat selama masa pemeliharaan dan dipengaruhi oleh perlakuan CaCO₃ secara keseluruhan, tetapi pola peningkatannya relatif serupa antardosis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Cherax quadricarinatus, CaCO₃, Laju konsumsi oksigen, Total Hemocyte Count, moulting, sintasan. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 23:50 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 23:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60846 |
