NUSSY, ELIZABETH (2025) EVALUASI KONSELING DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PADA IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) TERHADAP SELF EFFICACY DAN LINGKARAN LENGAN ATAS (LILA) = EVALUATION OF COUNSELING AND SUPPLEMENTARY FEEDING (SF) IN PREGNANT WOMEN WITH CHRONIC ENERGY DEFICIENCY(CED) AGAINST SELF EFFICACY AND UPPER ARM CIRCUMFERENCE(ARC). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P102241004-hfUBqmdHXuORTvjw-20251001213404.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Elisabeth Nussy, Evaluasi Konseling Dan Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Pada Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (Kek) Terhadap Self Efficacy Dan Lingkaran Lengan Atas (Lila), “Dibimbing Oleh” (Mardiana Ahmad dan Andi Nilawati Usman) Latar belakang: Konseling dan pemberian makanan tambahan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk membangun pemahaman mendalam dan kebiasaan positif terkait pola makan sehat. Tujuan. Menganalisis pengaruh konseling dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada ibu hamil KEK terhadap self-efficacy dan Lingkar Lengan atas (LiLA). Metode. Quasi Eksperimen Time Series Design. Populasi semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Malawili, sampel Ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Malawili. Penentuan sampel total sampling berjumlah 30 ibu hamil. Sampel dibagi dua kelompok intervensi dan control masing-masing berjumlah 15 ibu hamil. Kelompok intervensi mendapatkan konseling dan PMT selama 90 hari makan. Paket PMT diberikan setiap 10 hari. Kelompok control mendapatkan konseling gizi. Selanjutnya dilakukan observasi mengukur self-efficacy dan LiLA. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi untuk mengetahui karekarestik sampel, Uji Wilcoxon Signed Rank test,menganalisis pengaruh self-efficacy dan LiLA pre-dan post test kedua kelompok. Hasil. Uji Wilcoxon Signed Rank Test, pada kelompok intervensi, untuk self-efficacy nilai Z -3.421, (p) 0.001 (p < 0.05). Kedua kelompok terjadi peningkatan Self-Efficacy. Variabel LiLA, analisis Wilcoxon Signed Rank Test ,nilai Z -3.417 p .0.001 (p < 0.05). Konseling gizi saja dapat meningkatkan LiLA, namun efektifitasnya lebih rendah dibandingkan jika dikombinasi dengan PMT. Uji Mann-Whitney U Test untuk Pengaruh Self-Efficacy dan LILA Post Test pada kelompok intervensi 16,60 dan kelompok control 14,40. Total peringkat masing-masing sebesar 249,00 dan 216,00. Nilai Mann-Whitney U= 96,000, nilai Z = -0,693, signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,488. Baik kelompok intervensi maupun kontrol mengalami peningkatan Self-Efficacy, meskipun tidak berbeda signifikan. Pengukuran LiLA Post intervensi; kelompok intervensi= 20,53(cm), kelompok control= 10,47cm. Uji Mann-Whitney U = 37,000 nilai Z sebesar -3,16, signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) 0,002, nilai Exact Sig. sebesar 0,001. Nilai p 0.002 (p < 0.05). Konseling dan PMT secara bersama-sama berdampak positif terhadap peningkatan LiLA dibandingkan yang hanya diintervensi dengan konseling saja. Uji Spearman Rank Correlation nilai koefisien korelasi (ρ) antara variabel Self-Efficacy Post Test dan LiLA Post = 0,243. Peningkatan self-efficacy tidak secara langsung berhubungan dengan peningkatan LiLA. Kesimpulan; Konseling dan Pemberian Makanan Tambahan pada ibu hamil KEK berpengaruh terhadap self-efficacy dan LiLA.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konseling, Self-efficacy, PMT, Ibu hamil, KEK, LiLA |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 03:05 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60806 |
