KHUMAIRAH, FAIZAH AZIZAH (2026) PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca) DAN EM4 TERHADAP RESPON STRES POST LARVA UDANG VANAME (Penaeus vannamei) = Effect of Kepok Banana (Musa paradisiaca) Peel Extract Combined with EM4 Probiotic on Stress Resistance and Survival Rate of Pacific White Shrimp (Penaeus vannamei) Postlarvae. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L031221022-L5ZH2akWSDTbge7i-20260928155551.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
FAIZAH AZIZAH KHUMAIRAH. Pengaruh penambahan antioksidan ekstrak kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) dan probiotik EM4terhadap respon stres post larva udang vaname (Penaeus vannamei) (dibimbing oleh Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D). Latar belakang. Post larva udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan fase yang sangat rentan mengalami stres akibat perubahan kondisi lingkungan budidaya sehingga dapat menurunkan ketahanan fisiologis dan tingkat kelangsungan hidup. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan stres post larva adalah melalui pemanfaatan bahan alami yang mengandung senyawa bioaktif serta probiotik. Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) diketahui mengandung flavonoid, tanin, senyawa fenolik, dan antioksidan yang berpotensi meningkatkan ketahanan tubuh terhadap stres oksidatif, sedangkan probiotik Effective Microorganisms-4 (EM4) berperan dalam memperbaiki kualitas air, menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen, serta meningkatkan kesehatan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit pisang kepok yang dikombinasikan dengan probiotik EM4 terhadap ketahanan stres dan kelangsungan hidup post larva udang vaname. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2025 di PT. Esaputlii Prakarsa Utama, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Hewan uji yang digunakan adalah post larva udang vaname stadia PL1–PL10 sebanyak 1.440 ekor. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A (0 ml ekstrak + 1 ml EM4), B (1 ml ekstrak + 1 ml EM4), C (2 ml ekstrak + 1 ml EM4), dan D (3 ml ekstrak + 1 ml EM4). Parameter yang diamati meliputi Cumulative Stress Index (CSI), tingkat kelangsungan hidup (survival rate), dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit pisang kepok yang dikombinasikan dengan probiotik EM4 memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai CSI dan tingkat kelangsungan hidup post larva udang vaname. Nilai CSI terendah diperoleh pada perlakuan C sebesar 10,67 ± 4,51, sedangkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi juga diperoleh pada perlakuan C sebesar 89,72 ± 11,40%. Selama penelitian, kualitas air berada pada kisaran optimum, yaitu suhu 28–33°C, pH 7,8–8,4, salinitas 32 ppt, oksigen terlarut 4,7–7,3 mg/L, amoniak 0,012–0,030 mg/L, dan nitrit 0–0,1 mg/L. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian 2 ml ekstrak kulit pisang kepok yang dikombinasikan dengan 1 ml probiotik EM4 merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan ketahanan stres dan kelangsungan hidup post larva udang vaname.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekstrak kulit pisang kepok, EM4, Penaeus vannamei, ketahanan stres, kelangsungan hidup, post larva. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 02:34 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 02:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60772 |
