HASMIANTI, ULFA (2026) Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Kakap Kuning hindia, Lutjanus bengalensis (Bloch, 1790), Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221079-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ULFA HASMIANTI “Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Kakap Kuning hindia, Lutjanus bengalensis (Bloch, 1790), Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.” dibimbing oleh Sharifuddin Bin Andy Omar sebagai Pembimbing Tugas Akhir. Latar Belakang. Kabupaten Takalar memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar, terutama pada sektor perikanan tangkap. Kecamatan Galesong Utara merupakan salah satu sentra perikanan tangkap di Kabupaten Takalar yang didukung oleh keberadaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba sebagai pusat kegiatan pendaratan hasil tangkapan nelayan. ikan kakap kuning hindia (Lutjanus bengalensis). Ikan kakap jenis ini umumnya hidup di perairan terumbu dan daerah berbatu. Ikan ini biasanya ditemukan dalam kelompok kecil di sekitar batuan pada siang hari serta bersifat karnivora dengan makanan utama berupa ikan kecil dan krustasea Penelitian ini penting sebagai informasi ilmiah mengenai karakteristik biologis ikan kakap kuning hindia (Lutjanus bengalensis) dan menjadi dasar dalam pengelolaan sumber daya ikan demersal secara berkelanjutan dan peningkatan nilai pemanfaatannya di tingkat lokal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang-bobot dan faktor konsidis ikan kakap kuning hindia jantan dan betina yang didaratkan di TPI Beba, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Metode. Sampel ikan kakap kuning hindia diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di TPI Beba, pada bulan September hingga Desember 2025. Data panjang total dan bobot tubuh ikan dianalisis menggunakan persamaan regresi. Selain itu juga dianalisis faktor kondisi. Hasil. Penelitian ini menggunakan 213 sampel, terdiri atas 113 ekor ikan jantan dan 100 ekor ikan betina. Analisis hubungan panjang bobot menunjukkan pola pertumbuhan yang beragam setiap bulan, alometrik negatif pada bulan September dan isometrik pada bulan Oktober dan Desember. Faktor kondisi ikan kakap kuning hindia ini lebih besar dari 1, hal yang menunjukkan keseluruhan ikan kakap kuning hindia dalam kondisi baik. Kesimpulan. Ikan kakap kuning hindia memiliki pola pertumbuhan yang beragam dengan faktor kondisi yang umumnya baik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 01:16 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 01:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60757 |
