Avicennia marina SEBAGAI AGEN FITOREMEDIASI LOGAM BERAT Cu DAN Pb DI WILAYAH PESISIR PELABUHAN GARONGKONG KAB. BARRU = . Avicennia marina as a phytoremediation agent for heavy metals Cu and Pb in the Coastal Area of Garongkong Harbor, Barru Regency


KHAERUNNISA, KHAERUNNISA (2025) Avicennia marina SEBAGAI AGEN FITOREMEDIASI LOGAM BERAT Cu DAN Pb DI WILAYAH PESISIR PELABUHAN GARONGKONG KAB. BARRU = . Avicennia marina as a phytoremediation agent for heavy metals Cu and Pb in the Coastal Area of Garongkong Harbor, Barru Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P032231006-8Ko7Lf39bltV2I0M-20250924152041.pdf] Text
P032231006-8Ko7Lf39bltV2I0M-20250924152041.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pesisir Pelabuhan Garongkong, yang terletak di Kabupaten Barru, merupakan kawasan strategis dengan berbagai aktivitas manusia, termasuk pelabuhan, industri, pemukiman, dan pariwisata yang berpotensi menghasilkan limbah logam berat, seperti tembaga (Cu) dan timbal (Pb). Kedua logam tersebut merupakan polutan berbahaya yang dapat menumpuk di lingkungan dan mengancam kehidupan organisme. Mangrove, khususnya Avicennia marina, memiliki kemampuan untuk menyerap dan menumpuk logam berat dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar Cu dan Pb dalam sedimen, akar, dan daun Avicennia marina, serta mengevaluasi potensi sebagai agen fitoremediasi logam berat Cu dan Pb. Sampel sedimen, akar, dan daun dikumpulkan dari tiga stasiun berbeda di sekitar pesisir Pelabuhan Garongkong dan dianalisis di laboratorium. Metode yang digunakan adalah analisis logam berat tembaga (Cu) dan timbal (Pb) menggunakan Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy (ICP-OES), diikuti dengan perhitungan Bioconcentration Factor (BCF) untuk menentukan konsentrasi logam berat Cu dan Pb dalam akar yang berasal dari lingkungan. Selain itu, Translocation Factor (TF) dihitung untuk menentukan seberapa efektif akumulasi logam ditransfer dari akar ke daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daun mangrove menumpuk tingkat logam berat Pb dan Cu yang lebih tinggi daripada akar, mencerminkan kapasitas transportasi internal tanaman. Temuan ini mendukung peran mangrove sebagai agen fitoremediasi alami yang efektif dalam mengurangi polusi logam berat di daerah pesisir, terutama di area yang terkena aktivitas manusia seperti pelabuhan. Avicennia marina memiliki potensi sebagai agen fitoremediasi di daerah pesisir melalui mekanisme fitoekstraksi, meskipun tidak diklasifikasikan sebagai akumulator yang kuat, karena mampu mentransfer logam berat seperti Cu dan Pb ke bagian atas tanaman.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Avicennia marina; fitoremediasi; logam berat; Garongkong; Kabupaten Barru
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Pengelolaan Lingkungan Hidup
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 30 Oct 2026 02:29
Last Modified: 30 Oct 2026 02:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60659

Actions (login required)

View Item
View Item