Analisis Penerapan Sistem Audit SMKK Pada Proyek Bangunan Gedung Dengan Sistem Kontrak Rancang Bangun Terintegrasi


SALMAN, MUHAMMAD DAFFA KHOBIIR (2026) Analisis Penerapan Sistem Audit SMKK Pada Proyek Bangunan Gedung Dengan Sistem Kontrak Rancang Bangun Terintegrasi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D011221100-kl9OgXW3b8ZLs1Ci-20260717103807.pdf] Text
D011221100-kl9OgXW3b8ZLs1Ci-20260717103807.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Seiring dengan tingginya tingkat kecelakaan kerja pada sektor konstruksi dan meningkatnya kasus kecelakaan konstruksi setiap tahunnya. pelaksanaan audit keselamatan konstruksi menjadi sangat krusial untuk menjamin tercapainya kinerja yang tepat dan penuh kehatihatian. Audit ini berperan penting dalam mengidentifikasi serta menerapkan tindakan korektif dan pencegahan yang sesuai terhadap pelaksanaan kerja yang tidak memenuhi standar. Namun, penerapan sistem audit keselamatan saat ini masih minim pada tahap konstruksi, dengan kurangnya audit komprehensif yang mencakup semua tahap proyek, Sehingga membutuhkan pengembangan sistem audit yang lebih spesifik untuk proyek pembangunan, khususnya yang mencakup kontrak rancang bangun. Tujuan. Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis kriteria dan sub-kriteria sistem audit SMKK dengan kontrak rancang bangun terintegrasi pada proyek gedung. Metode. Yang Digunakan adalah melakukan studi literatur, survei kuesioner skala Likert yang disebar kepada 30 Responden, dan dianalisis dengan metode RII. Hasil. Dari 30 variabel, 71 kriteria, dan 191 sub-kriteria yang meliputi tahap perancangan dan pelaksanaan, menunjukkan bahwa pada tahap perancangan, indikator prioritas tertinggi adalah identifikasi bahaya, dampak, serta pengendalian risiko pekerjaan konstruksi dengan nilai RII = 0,973, diikuti metode kerja berbasis bahaya utama dan penilaian identifikasi bahaya pekerja, material, dan lingkungan, masing-masing dengan nilai RII = 0,967. Pada tahap pelaksanaan, nilai tertinggi ditempati pakta komitmen oleh pimpinan tertinggi penyedia jasa dengan RII = 0,980, pelaksanaan Tool Box Meeting (RII = 0,973), serta kebijakan, pelatihan keselamatan, dan penyediaan APD dengan nilai RII = 0,967. Kesimpulan. Secara keseluruhan, sub-kriteria dengan nilai RII terbesar menegaskan pentingnya komitmen kepemimpinan, identifikasi risiko sejak perencanaan, serta pelaksanaan program keselamatan yang konsisten sebagai kunci sukses penerapan audit SMKK pada proyek konstruksi rancang bangun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:51
Last Modified: 28 Oct 2026 02:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60547

Actions (login required)

View Item
View Item