KARAKTERISASI GEOKIMIA ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN RASIO Fe/Ni DAN SiO2/MgO SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMANFAATAN BIJIH DAERAH SAMAENRE, KECAMATAN WOLO, KABUPATEN KOLAKA, SULAWESI TENGGARA


HIDAYAT, IRFAN (2026) KARAKTERISASI GEOKIMIA ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN RASIO Fe/Ni DAN SiO2/MgO SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMANFAATAN BIJIH DAERAH SAMAENRE, KECAMATAN WOLO, KABUPATEN KOLAKA, SULAWESI TENGGARA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D061221005-4MUDNa5PhZj8Al2T-20260813125601.pdf] Text
D061221005-4MUDNa5PhZj8Al2T-20260813125601.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

IRFAN HIDAYAT_D061221005 KARAKTERISASI GEOKIMIA ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN RASIO Fe/Ni DAN SiO2/MgO SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMANFAATAN BIJIH DAERAH SAMAENRE, KECAMATAN WOLO, KABUPATEN KOLAKA, SULAWESI TENGGARA Dalam industri pertambangan nikel, zona ore memiliki kompleksitas geokimia yang memerlukan kontrol ketat. Kualitas bijih tidak hanya ditentukan oleh kadar nikel (Ni) tunggal, tetapi juga oleh interaksi timbal balik antar unsur utama seperti Fe, SiO2, dan MgO. Parameter krusial yang digunakan untuk menilai kelayakan bijih sebagai umpan pabrik (feed) adalah rasio geokimia. Rasio Fe/Ni menjadi indikator utama untuk menentukan teknologi pengolahan, sementara rasio SiO2/MgO sangat menentukan stabilitas titik lebur dan efisiensi konsumsi energi dalam tungku peleburan (smelter). Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui karakteristik dan tipe endapan nikel laterit pada daerah penelitian, Memahami hubungan antar unsur Ni, Fe, SiO2, dan MgO dalam profil laterit, Mengetahui hubungan nilai rasio Fe/Ni dan SiO2/MgO terhadap kadar Nikel zona ore, Menganalisis kesesuaian zona ore terhadap kebutuhan proses pirometalurgi berdasarkan parameter rasio Fe/Ni dan SiO₂/MgO. Data yang digunakan mencakup data assay pengeboran, corebox, topografi, litologi, dan struktur geologi daerah penelitian. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan geokimia melalui metode Pearson’s Correlation and Spearmen’s Correlation pada perangkat lunak JASP dan spasial melalui metode IDW pada perangkat lunak ArcGIS Pro. Hasil menunjukkan bahwa distribusi unsur Ni, Fe, SiO2, MgO, rasio Fe/Ni dan rasio SiO2/MgO mempengaruhi kesesuaian zona ore terhadap kebutuhan proses smelter sebagai umpan pabrik. Pada zona limonit, sebanyak 19 titik bor dinyatakan layak untuk hidrometalurgi, sementara itu 2 titik bor lainnya DPA1471 dan DPA1484 tidak sesuai spesifikasi sehingga perlu dikelola melalui selective mining dan blending ore atau disimpan di marginal stockpile. Sementara itu, pada zona saprolit (Ni >1,4%), Terdapat 3 titik bor tergolong zona layak digunakan, Sebanyak 6 titik bor perlu modifikasi umpan, Sebanyak 9 titik bor tidak direkomendasikan sebagai umpan smelter pirometalurgi sehingga perlu dikelola melalui selective mining dan blending ore.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Endapan Nikel Laterit, Rasio Geokimia, Fe/Ni, SiO2/MgO, Data Assay, Pemanfaatan Bijih.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Geologi
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:44
Last Modified: 28 Oct 2026 02:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60536

Actions (login required)

View Item
View Item