Aksesibilitas Ruang Terbuka Hijau Publik dalam Konsep 15-Minute City: Studi Kasus Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar = Accessibility of Green Open Spaces in the 15-Minute City Concept: A Case Study of Ujung Pandang District, Makassar City


TUNGKADIRAYA, ANDI (2026) Aksesibilitas Ruang Terbuka Hijau Publik dalam Konsep 15-Minute City: Studi Kasus Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar = Accessibility of Green Open Spaces in the 15-Minute City Concept: A Case Study of Ujung Pandang District, Makassar City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D101221046-fullll.pdf] Text
D101221046-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Meningkatnya tren penggunaan kendaraan bermotor di Kota Makassar menunjukkan perlunya penerapan konsep 15-minute city, yang menekankan kemudahan akses terhadap berbagai fasilitas perkotaan termasuk ruang terbuka hijau, dalam waktu singkat melalui moda transportasi aktif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan (a.) mengetahui persepsi dan preferensi masyarakat terhadap aksesibilitas RTH publik (b.) mengukur jangkauan area pelayanan RTH publik berdasarkan waktu akses 15 menit (c.) menyusun arahan penerapan konsep 15-minute city terhadap aksesibilitas RTH publik di Kecamatan Ujung Pandang. Metode. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 99 responden, untuk melihat persepsi dan preferensi masyarakat terhadap aksesibilitas ruang terbuka hijau. Selain itu, analisis jaringan, analisis dasymetric mapping dan analisis kernel density estimation digunakan untuk melihat jangkauan pelayanan ruang terbuka hijau publik. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan (a.) Mayoritas masyarakat menilai ketersediaan jalur pejalan kaki dan jalur pesepeda masih belum cukup memadai, meskipun akses menuju ruang terbuka hijau publik relatif mudah dan aman dijangkau (b.) Sebagian besar wilayah penelitian telah terlayani akses RTH publik dalam waktu <15 menit berjalan kaki (c.) Adapun arahan penerapan konsep 15-minute city difokuskan pada peningkatan infrastruktur transportasi aktif, pengembangan fungsi sosial-ekonomi RTH publik, optimalisasi pelayanan RTH publik di kawasan padat bangunan dan penduduk, serta optimalisasi sistem informasi, keamanan dan mobilitas akses. Kesimpulan. Penerapan konsep 15 minute city sangat penting guna meningkatkan aksesibilitas RTH publik di Kecamatan Ujung Pandang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Aksesibilitas, Ruang Terbuka Hijau Publik, 15-minute city, Kecamatan Ujung Pandang
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 27 Oct 2026 01:29
Last Modified: 27 Oct 2026 01:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60469

Actions (login required)

View Item
View Item