PUTRI, NABILA MEILANDA (2026) Arahan Pengendalian Pemanfaatan Lahan Permukiman Terhadap Rencana Pola Ruang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Koridor Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa = Guidelines for Regulating Residential Land Use in Relation to the Spatial Plan and Detailed Spatial Plan (RDTR) for the Tun Abdul Razak Corridor, Gowa Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D101221045-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di wilayah perkotaan meningkatkan kebutuhan lahan permukiman yang sering tidak sejalan dengan rencana tata ruang, menyebabkan ketidaksesuaian terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Pemerintah daerah melalui RDTR berupaya mengendalikan pemanfaatan ruang agar pembangunan berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis perkembangan penggunaan lahan permukiman serta tingkat kepadatan bangunan dan kesesuaiannya terhadap pola ruang RDTR tahun 2021–2025 di Koridor Tun Abdul Razak; (2) Menganalisis faktor penyebab ketidaksesuaian pemanfaatan lahan Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya ketidaksesuaian pemanfaatan lahan permukiman terhadap pola ruang RDTR; (3) Merumuskan arahan pengendalian pemanfaatan ruang agar pemanfaatan lahan permukiman selaras dengan pola ruang RDTR Koridor Tun Abdul Razak. Metode. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan analisis spasial ArcGIS 10.8, analisis deskriptif kualitatif, serta triangulasi data. Sampel dipilih secara purposive sampling meliputi dua developer dan Dinas PUPR. Hasil. (1) Luas permukiman meningkat 11,31 Ha (2021–2025) dengan pertumbuhan tertinggi di Kelurahan Samata (8,41 Ha). Ketidaksesuaian lokasi 0,46 Ha pada zona badan jalan di Samata, Tombolo, dan Paccinongang. Kepadatan bangunan pada zona perumahan rendah dan sedang tergolong tinggi (62–87 unit/Ha). (2) Faktor penyebab: regulasi (pengawasan belum optimal, kebijakan fleksibel), ekonomi (orientasi profit tanpa kajian pasar), dan spasial (perbedaan data perencanaan dengan kondisi aktual). (3) Arahan pengendalian difokuskan pada tiga pilar: regulasi (sinkronisasi perizinan, penghapusan kebijakan fleksibel, pengawasan berjenjang, digitalisasi RDTR); ekonomi (kajian permintaan pasar, pembatasan revisi siteplan); spasial (survei topografi, penyediaan data spasial, monitoring GIS dan drone).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengendalian Pemanfaatan Ruang, RDTR, Kesesuaian Lahan Permukiman, Kepadatan Bangunan |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 01:21 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 01:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60463 |
