SARI, KUASA (2026) Studi Kontaminasi Mikroplastik di Danau Tempe Provinsi Sulawesi Selatan. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012222017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Danau Tempe merupakan salah satu danau yang termasuk dalam kategori danau kritis di Indonesia. Aktivitas masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya penurunan produktivitas di Danau Tempe, seperti aktivitas, buangan limbah antropogenik, pariwisata, perikanan, dan perkebunan berpotensi menjadi sumber utama masuknya pencemaran plastik ke dalam perairan danau. Tujuan penelitian untuk menganalisis karakteristik mikroplastik dan tipe polimernya pada sampel air danau, saluran pencernaan ikan, dan insang ikan serta menganalisis kelimpahan mikroplastik pada sampel air danau, saluran pencernaan dan insang ikan. Metode. Pengambilan sampel ikan dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sedangkan sampel air diperoleh dengan metode towing atau menggunakan alat neuston net. Analisis mikroplastik pada air dilakukan dengan melakukan penyaringan menggunakan kertas whatman 0,25 µm, sedangkan sampel ikan dilakukan melalui proses ekstraksi menggunakan larutan KOH 10%, kemudian diamati menggunakan mikroskop Stereoblue. Identifikasi jenis polimer mikroplastik dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer inframerah Fourier Transform (FTIR) Hasil. Konsentrasi mikroplastik tertinggi pada sampel air ditemukan di Stasiun 2 sebesar 2,247 ± 1,005 partikel/m³, sedangkan konsentrasi terendah ditemukan pada stasiun 1 sebesar 1,284± 0,306 partikel/m³. Pada sampel saluran pencernaan ikan kelimpahan mikroplastik tertinggi ditemukan di stasiun 1 sebesar 2,667 ± 1,03 partikel/m³ dan terendah di Stasiun 2 sebesar 2,25 ± 1,78 partikel/m³. Kelimpahan mikroplastik pada sampel insang tertinggi terdapat di Stasiun 1 sebesar 3,833 ± 1,14 partikel/m³, dan terendah di Stasiun 2 sebesar 1,417 ± 1,03 partikel/m³. Jenis mikroplastik yang teridentifikasi meliputi line (serat), fragmen, dan film, dengan bentuk yang paling dominan adalah line. Ukuran mikroplastik yang paling banyak ditemukan termasuk dalam kategori LMPs (>1–5 mm) di seluruh sampel, jenis polimer yang ditemukan yaitu PE, PC, PET, Resin Epoxy, Nylon, dan Polyester film. Tidak terdapat hubungan antara panjang tubuh ikan dengan kelimpahan mikroplastik dan berat ikan bungo terhadap kelimpahan mikroplastik Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perairan Danau Tempe dan ikan telah tercemar oleh partikel mikroplastik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar danau serta perumusan kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih ketat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Tempe.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 01:19 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 01:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60462 |
