Karakterisasi dan Pengaruh Penambahan Antioksidan Kulit Buah Pisang (Musa acuminata x Musa balbiasiana) terhadap Penampungan Biodiesel B40


VIRGIANSYAH, MUH. IRGY ZACHI (2026) Karakterisasi dan Pengaruh Penambahan Antioksidan Kulit Buah Pisang (Musa acuminata x Musa balbiasiana) terhadap Penampungan Biodiesel B40. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D021211052-AGlB1rMsq6nuWtZz-20260716155824.pdf] Text
D021211052-AGlB1rMsq6nuWtZz-20260716155824.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang dapat menggantikan solar, namun memiliki kelemahan pada stabilitas oksidasi selama penyimpanan akibat tingginya kandungan asam lemak tak jenuh. Oksidasi dapatmenyebabkan penurunan nilai kalor, peningkatan viskositas, serta perubahan warna dan pembentukan senyawa peroksida yang menurunkan kualitas bahan bakar. Penambahan antioksidan alami seperti ekstrak kulit buah pisang (Musa acuminata x Musa balbiasiana) diharapkan mampu memperlambat proses oksidasi biodiesel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk kulit buah pisang sebagai sumber antioksidan alami terhadap karakteristik fisik, kimia, dan pembakaran biodiesel B40 selama penyimpanan. Metode. Penelitian dilakukan dengan menyimpan biodiesel B40 selama 90 hari dalam dua kondisi, yaitu suhu ruang (±29°C) dan luar ruangan dengan penyinaran sinar ultraviolet (±34°C). Serbuk kulit buah pisang
ditambahkan dengan variasi konsentrasi 50, 100, dan 150 ppm. Parameter yang diuji meliputi nilai kalor, densitas, viskositas, titik nyala, analisis gugus fungsi menggunakan FTIR, serta karakteristik pembakaran seperti temperatur nyala api, burning rate, dan ignition delay. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan antioksidan alami dari kulit buah pisang berpengaruh terhadap kestabilan biodiesel selama penyimpanan. Konsentrasi 150 ppm memberikan hasil paling optimal dengan nilai kalor tertinggi 40,830 kJ/kg (suhu ruang) dan 38,819 kJ/kg (UV), titik nyala meningkat hingga 64,7°C dan 57,4°C, serta viskositas dan densitas yang lebih stabil. Analisis FTIR menunjukkan penurunan intensitas gugus C=O dan C–O serta peningkatan gugus O–H yang menandakan berkurangnya pembentukan senyawa hasil oksidasi. Karakteristik pembakaran terbaik juga diperoleh pada konsentrasi 50 ppm dengan temperatur nyala api tertinggi 502,6°C dan burning rate terendah 0,317 mm²/s. Kesimpulan. Penambahan serbuk kulit buah pisang sebagai antioksidan alami efektif meningkatkan stabilitas oksidatif biodiesel B40 selama penyimpanan. Konsentrasi optimum diperoleh
pada 150 ppm, yang mampu memperlambat degradasi oksidatif serta mempertahankan karakteristik pembakaran yang stabil. Kata kunci: biodiesel B40, antioksidan alami, kulit buah pisang, stabilitas oksidasi, karakteristik pembakaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: biodiesel B40, antioksidan alami, kulit buah pisang, stabilitas oksidasi, karakteristik pembakaran.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 27 Oct 2026 00:28
Last Modified: 27 Oct 2026 00:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60415

Actions (login required)

View Item
View Item