KARAKTERISTIK PENGERINGAN KULIT EXOCARP KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) DENGAN MENGGUNAKAN SINAR MATAHARI DAN BATCH DRYER = DRYING CHARACTERISTICS OF ARABICA COFFEE EXOCARP SKIN (Coffea arabica L.) USING SUNLIGHT AND A BATCH DRYER


SALSABILA, NURUL AINUN (2026) KARAKTERISTIK PENGERINGAN KULIT EXOCARP KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) DENGAN MENGGUNAKAN SINAR MATAHARI DAN BATCH DRYER = DRYING CHARACTERISTICS OF ARABICA COFFEE EXOCARP SKIN (Coffea arabica L.) USING SUNLIGHT AND A BATCH DRYER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of G041221073-svjbfLWBtol2zg4H-20260814114500.pdf] Text
G041221073-svjbfLWBtol2zg4H-20260814114500.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

NURUL AINUN SALSABILA (G041221073). Karakteristik Pengeringan Kulit Exocarp Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Dengan Menggunakan Sinar Matahari Dan Batch Dryer. (dibimbing oleh Olly Sanny Hutabarat) Latar Belakang, kopi Arabica (Coffea arabica L.) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses pascapanen terutama pengeringan. Proses ini bertujuan untuk menurunkan kadar air hingga mencapai kondisi aman penyimpanan sekaligus mempertahankan mutu fisik bahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh metode pengeringan terhadap sifat fisik kulit exocarp kopi Arabika, membandingkan metode sinar matahari dan batch dryer serta menentukan metode mana yang lebih efektif. Metode penelitian dilakukan melalui proses blanching termal pada suhu 45 °C dan 55 °C selama 1 jam, dilanjutkan dengan pengeringan menggunakan sinar matahari dan batch dryer pada suhu 50 °C hingga kadar air konstan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, warna L*a*b*, laju pengeringan, susut bobot dan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan memberikan pengaruh penting terhadap sifat fisik bahan. Pengeringan sinar matahari menghasilkan laju pengeringan dan susut bobot yang jauh lebih tinggi serta mampu mempertahankan warna alami bahan, sementara itu batch dryer memberikan proses pengeringan yang lebih stabil, kadar air akhir yang lebih terkontrol serta menunjukkan kekerasan bahan secara efektif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa batch dryer lebih unggul dalam menghasilkan kualitas fisik yang seragam dan terkendali sedangkan metode sinar matahari lebih baik dalam mempertahaknkan karakteristik warna.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Batch dryer, Kopi Arabika, Pengeringan, Sifat fisik, Sinar matahari
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknologi Pertanian > Teknik Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 27 Oct 2026 00:01
Last Modified: 27 Oct 2026 00:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60406

Actions (login required)

View Item
View Item