SYARIF, SRI WAHYUNI (2025) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI FUNGI RHIZOSFER TANAMAN KRATOM (Mitragyna speciosa Korth) ASAL KALIMANTAN TIMUR SEBAGAI PENGHASIL SENYAWA ANTIBAKTERI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
N012231048-BERx1bLwZT36qWN8-20251003165818.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Abstrak Sri wahyuni syarif, Isolasi dan Identifikasi Fungi Rhizosfer Tanaman Kratom (Mitragyna speciosa Korth) Asal Kalimantan Timur Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri . (Dibimbing oleh Gemini Alam dan Herlina Rante) Masalah resistensi antimikroba yang meningkat secara global mendorong pencarian sumber senyawa antibakteri baru, salah satunya melalui eksplorasi mikroorganisme seperti fungi rhizosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi fungi rizosfer dari tanaman Mitragyna speciosa Korth asal Kalimantan Timur serta mengevaluasi potensinya sebagai penghasil senyawa antibakteri. Isolasi dilakukan dari sampel tanah rhizosfer menggunakan metode pour plate pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dan diinkubasi pada suhu ruang selama 5 hari. Dari hasil isolasi diperoleh 13 isolat murni, yang kemudian dilanjutkan ke uji antagonis terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Dua isolat dengan aktivitas antibakteri terbaik, yaitu RMS01-1 dan RMS02-1, dipilih untuk dilanjutkan ke tahap fermentasi untuk menghasilkan metabolit sekunder. Fermentasi dilakukan menggunakan media Potato Dextrose Yeast (PDY) dengan kecepatan 150 rpm. Hasil fermentasi, diekstraksi dengan etil asetat (1:1 v/v). Ekstrak lapisan etil asetat, ekstrak lapisan air dan ekstrak etil asetat biomassa diuji aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak lapisan etil asetat pada kode isolat RMS02-1 dengan konsentrasi 10% b/v memiliki zona hambat sebesar 11,53 mm terhadap S. aureus dan 10,15 mm terhadap E. coli. Analisis KLT dengan menggunakan eluen n-hexan : etil asetat (3:7 v/v) menunjukkan keberadaan senyawa metabolit sekunder dan hasil uji dengan reagen Dragendorff menunjukkan adanya senyawa alkaloid tunggal pada ekstrak lapisan etil asetat RMS02-1 dengan nilai Rf 0,72. Identifikasi molekuler menggunakan gen 18S rRNA dan analisis BLAST mengindikasikan bahwa isolat RMS 01-1 dan RMS 02-1 memiliki kemiripan dengan Penicillium lineolatum dan Aspergillus fumigatus. Penelitian ini menunjukkan bahwa fungi rhizosfer dari tanaman M. speciosa berpotensi sebagai penghasil senyawa alkaloid yang bersifat antibakteri yang efektif terhadap E. coli dan S. Aureus yang dapat dikembangkan sebagai agen terapeutik baru.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Mitragyna speciosa Korth, fungi rhizosfer, antibakteri, alkaloid, 18S rRNA |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 06:19 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 06:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60378 |
