YUSUF, AINIYYAH MUTHIAH PRATIWI (2025) Efek Kurkumin Terhadap Kadar Glutathione (GSH) Hati Mencit (Mus musculus) yang Diberi Sulfasalazine. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011211092-TBqo6XwcvWn35KS1-20251003122612.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Penggunaan obat herbal seperti kunyit masih lazim di Indonesia dan kerap dikombinasikan dengan obat medis, salah satunya kurkumin dan sulfasalazine (SLZ). Kurkumin dalam kunyit diketahui dapat menghambat transporter Breast cancer resistant protein (BCRP), sehingga berpotensi untuk berinteraksi dengan SLZ ,yang merupakan substrat BCRP, jika diberikan bersama. Interaksi ini berpotensi meningkatkan kadar SLZ di hati dan meningkatkan toksisitas melalui mekanisme stres oksidatif. Stres oksidatif yang meningkat akan menyebab penurunan kadar glutathione (GSH). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kurkumin terhadap kadar GSH dan kadar konsentrasi sulfasalazine di hati mencit (Mus musculus) yang diberi kombinasi kurkumin dan sulfasalazine secara oral. Metode. Pada penelitian ini digunakan hewan coba mencit yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu kelompok I (Na CMC 0,5%), kelompok II (kurkumin 300 mg/kg), kelompok KIII (sulfasalazine 500 mg/kg) dan kelompok KIV (kurkumin 300 mg/kg + sulfasalazine 500 mg/kg) yang diberikan selama 12 hari. Pengambilan organ hati dilakukan 3 jam setelah pemberian pada hari terakhir. Pengukuran kadar GSH dilakukan dengan alat spektrofotometri UV Vis pada panjang gelombang 412 nm, dan kadar konsentrasi sulfasalazine di hati menggunakan alat High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil. Hasil analisis statistik dengan metode One-Way ANOVA menunjukkan data pengukuran kadar GSH hati mencit tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok (p > 0,05). Hasil analisis statistik dengan metode Unpaired T Test kadar konsentrasi sulfasalazine hati mencit pada kelompok III dan kelompok IV juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p> 0,05). Kesimpulan. Pemberian kombinasi kurkumin dan sulfasalazine menunjukkan kadar GSH hati yang tidak berbeda signifikan dengan pemberian pada kelompok sulfasalazine tunggal. Kadar sulfasalazine di hati pada kedua kelompok juga tidak berbeda nyata.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kurkumin, glutathione, sulfasalazine, hati, stres oksidatif. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:15 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60372 |
