Isolasi dan Karakterisasi Molekuler Fungi Endofit Pada Ranting Sanrego (Lunasia amara Blanco) Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri


HASLINDA, HASLINDA (2025) Isolasi dan Karakterisasi Molekuler Fungi Endofit Pada Ranting Sanrego (Lunasia amara Blanco) Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012231026-x4JidHjgqDKUCvnT-20251010184033.pdf] Text
N012231026-x4JidHjgqDKUCvnT-20251010184033.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Fungi endofit merupakan jamur yang hidup bersimbiosis mutualisme yang terdapat dalam jaringan tanaman dengan kemampuannya menghasilkan metabolit sekunder yang potensial untuk dikembangkan menjadi bahan baku obat dengan aktivitas biologis salah satunya sebagai agen antibakteri. Tujuan: untuk mengisolasi, mengidentifikasi, aktivitas antibakteri dan karakterisasi molekuler senyawa hasil isolasi dari fungi endofit pada ranting sanrego. Metode: Isolasi fungi endofit pada sampel ranting sanrego dilakukan dengan metode tuang (pour plate) pada media PDA (Potato Dextrosa Agar) dan diinkubasi pada suhu 25-27 selama 7 hari, isolat fungi endofit yang tumbuh dikarakterisasi secara makroskopis dan mikroskopis, selanjutnya dilakukan pengujian antagonis menggunakan metode agar blok, kemudian dilakukan proses fermentasi menggunakan media PDB (Potato dexrosa agar) dalam kondisi tershaker pada kecepatan 150 rpm selama 14 hari, kemudian supernatan dipisahkan dari biomassa. Supernatan dan biomassa diekstraksi dengan etil asetat (1:1 v/v), dari hasil fermentasi dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar, kemudian dilakukan pengujian profil senyawa menggunakan kromatografi lapis tipis. Isolat fungi endofit diidentifikasi berdasarkan urutan gen sekuen 18S rRNA melalui amplifikasi urutan 18S rRNA sekuensing menggunkan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dan analisis pohon ilogenetik menggunakan metode NCBI BLAST. Hasil: menunjukkan bahwa 7 Isolat dimurnikan dari ranting sanrego (Lunasia amara Blanco) yang dikumpulkan, dari 7 isolat fungi endofit yang diperoleh, dua fungi endofit menunjukkan aktivitas antibakteri dalam metode skrining, yaitu dengan kode isolat fungi endofit RS5 dan isolat fungi endofit RS6. Ekstrak dari isolat fungi endofit RS5 aktif terhadap Staphylococcus aureus 7,9 mm dan Escherchia coli 7,0 mm, sedangkan ekstrak dari isolat fungi endofit RS5 aktif terhadap Staphylococcus aureus 8,2 mm dan Escherchia coli 7,3 mm, isolat fungi endofit RS5 Analisis filogenetik sekuen gen 18S rRNA dengan menggunakan prime ITS1 dan ITS 4, ditemukan bahwa fungi endofit isolat RS5 mempunyai kemiripan tertinggi dengan Neocosmospora magnoliae dengan nilai similarity sebesar 100% sedangkan isolat RS6 mempunyai kemiripan tertinggi dengan Penicillium citrinum nilai similarity 100%.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Lunasia amara,fungi endofit, neocosmospora, penicillium, sekuen gen 18S rRNA
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 27 Oct 2026 05:32
Last Modified: 27 Oct 2026 05:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60347

Actions (login required)

View Item
View Item