H, IRFAYANI (2025) KAJIAN IN SILICO DAN KARAKTERISASI POTENSI INHIBITOR GLIOMA KANKER PANKREAS DARI EKSTRAK ETANOL SESEWANUA (Clerodendrum fragrans Willd.). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
N012231013-t8ej0COXhSdlN9vV-20251007175037.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Kanker pankreas menjadi penyebab kematian yang signifikan di Indonesia dengan prognosis yang buruk. Keterlibatan protein 2GLI dalam perkembangan kanker pankreas menjadikannya sebagai target terapi yang penting. Sesewanua (Clerodendrum fragrans Willd.) salah satu tanaman yang banyak digunakan secara tradisional, menunjukkan potensi antikanker. Senyawa aktif hispidulin yang merupakan senyawa unggulan dari sesewanua memiliki aktivitas terhadap protein kanker. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi afinitas dan peluang aktivitas ekstrak etanol sesewanua (Clerodendrum fragrans Willd.) sebagai kandidat inhibitor protein 2GLI pada kanker pankreas. Metode. Penelitian ini mengeksplorasi potensi sesewanua (Clerodendrum fragrans Willd.) sebagai agen antikanker pankreas melalui tiga pendekatan utama : molecular docking ligan dari senyawa yang terkandung di dalam tanaman genus clerodendrum akan diprediksi interaksinya dengan protein target 2GLI menggunakan Marvin sketch, UCSF-Chimera dengan Autodock Vina dan visualisasi Discovery Studio. Karakterisasi senyawa dalam ekstrak etanol sesewanua akan diidentifikasi dan diukur menggunakan UFLC (Ultra Fast Liquid Chromatography) Shimadzu®. Larutan stok disiapkan kemudian dianalisis menggunakan fase gerak metanol : air (90 : 10), kolom simetri C18 pada suhu 30oC, laju alir 1,0 mL/menit, panjang gelombang 248 nm, dan volume injeksi 10 μL. Uji Kualitatif dilakukan menggunakan GLI-Dynabeads, di mana protein GLI rekombinan diimobilisasi pada beads magnetik, kemudian diinkubasi dengan ekstrak sesewanua, hasil interaksi dianalisis dengan UFLC. Hasil. Uji In Silico menunjukkan nilai afinitas yang cukup baik dari hispidulin (-6,4), sebagai senyawa unggulan dari sesewanua dengan interaksi ikatan hidrogen yang spesifik pada residu asam amino protein 2GLI. Senyawa pembanding capecitabine menunjukkan nilai afinitas yang cukup kuat (-6,3) dan memiliki ikatan hidrogen yang sama dengan hispidulin. Gemcitabine menunjukkan interaksi yang lebih lemah (-5,7) dibandingkan capecitabine. Hasil kromatogram UFLC dari ekstrak etanol sesewanua pada panjang gelombang 248 nm menunjukkan empat puncak dengan waktu retensi 2,363; 2,585; 2,688; dan 4,162 menit. Puncak dengan waktu retensi 2,363 menit diyakini sebagai hispidulin. Uji Kualitatif GLI-Dynabeads menunjukkan interaksi antara senyawa ekstrak etanol sesewanua dengan protein GLI ditandai dengan terbentuknya endapan. Kesimpulan. Ekstrak etanol sesewanua (Clerodendrum fragrans Willd.) menunjukkan potensi sebagai inhibitor Glioma Kanker Pankreas. Ikatan hidrogen hispidulin dan capecitabine yang sama pada residu THR224 mengindikasikan potensi sinergisme antara hispidulin dan capecitabine. Uji Kualitatif GLI-Dynabeads menunjukkan adanya interaksi antara senyawa ekstrak etanol sesewanua dengan protein GLI.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | 2GLI; UFLC; In silico; Kanker Pankreas; Hispidulin, Sesewanua. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 01:29 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 01:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60343 |
