TULAK, ANASTASYA (2026) Pengaruh Diameter Batang dan Volume Inokulen Terhadap Luas Infeksi Tanaman Gaharu (Gyrinops versteegii) di KHDTK Universitas Hasanuddin, Maros. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011221160-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ANASTASYA TULAK. Pengaruh Diameter Batang dan Volume Inokulan Terhadap Luas Infeksi Tanaman Gaharu (Gyrinops versteegii) di KHDTK Universitas Hasanuddin, Maros (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Syamsuddin Millang, M.S.) Latar Belakang. Gaharu merupakan komoditas hasil hutan non-kayu bernilai ekonomis tinggi yang dihasilkan sebagai respons pertahanan pohon terhadap infeksi patogen. Permintaan global yang terus meningkat mendorong pengembangan teknik inokulasi buatan yang lebih efisien, namun tingkat keberhasilan inokulasi pada Gyrinops versteegii masih sangat bergantung pada kesesuaian antara diameter batang dan volume inokulan yang diberikan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter batang dan volume inokulan terhadap luas infeksi, perubahan warna jaringan kayu, dan persentase keberhasilan inokulasi pada pohon gaharu (Gyrinops versteegii). Metode. Penelitian dilaksanakan di KHDTK Universitas Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada bulan Juni 2025 hingga Februari 2026. Rancangan penelitian menggunakan RAL Faktorial dengan dua faktor yaitu diameter batang (D1= 10,2 cm, D2= 11,3 cm, D3= 13,6 cm, D4= 16,1 cm) dan volume inokulan (I1= 0,5 ml, I2= 1 ml, I3= 1,5 ml, I4= 2 ml) dengan tiga ulangan sehingga terdapat 48 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan (DMRT) pada taraf kepercayaan 5%. Hasil. Interaksi antara diameter batang dan volume inokulan berpengaruh nyata terhadap luas infeksi sedangkan faktor tunggalnya tidak berpengaruh nyata. D1 menunjukkan luas infeksi yang cenderung meningkat seiring bertambahnya volume inokulan namun seluruh kombinasinya tidak berbeda nyata satu sama lain. D2 menunjukkan pola paling dinamis dengan luas infeksi tertinggi pada D2 I2 sebesar 31,86 cm². D3 dan D4 menunjukkan pola yang dinamis tanpa perbedaan nyata antar level volume inokulan. Perubahan warna jaringan kayu bervariasi dari skor 1 (putih kecokelatan) hingga skor 4 (hitam) dengan persentase keberhasilan inokulasi berkisar 48–73% di seluruh kombinasi perlakuan. Kesimpulan. Diameter batang 11,3 cm dengan volume inokulan 1 ml memberikan hasil terbaik terhadap luas infeksi sebesar 31,86 cm², perubahan warna cokelat kehitaman (skor 3), dan persentase keberhasilan inokulasi sebesar 73%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 00:56 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 00:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60326 |
