Analisis Modal Sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Floresta Dalam Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan di Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan


RAHMADANI, RAHMADANI (2026) Analisis Modal Sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Floresta Dalam Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan di Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221157-fulll.pdf] Text
M011221157-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

RAHMADANI. Analisis Modal Sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Floresta Dalam Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan di Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan (dibimbing oleh Ridwan). Latar Belakang. Hutan Kemasyarakatan (HKm) sendiri merupakan area yang yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan masyarakat sekitar, serta memberikan akses bagi mereka untuk mengelola hutan secara berkelanjutan. Keberadaan hutan kemasyarakatan di Nunukan memberikan peluang bagi KTH Floresta dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial mereka. Salah satu yang menjadi faktor penting untuk mencapai keberhasilan pengelolaan hutan kemasyarakatan yaitu modal sosial. Modal sosial mengacu pada jaringan hubungan, norma, dan kepercayaan yang ada didalam suatu komunitas yang memungkinkan individu dan kelompok untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakteristik individu dan nilai modal sosial yang terdiri dari tiga unsur yaitu kepercayaan, jaringan sosial dan norma sosial di KTH Floresta. Metode. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 – Februari 2026 di wilayah kerja KTH Floresta di Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pada pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik sensus pada seluruh anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Floresta dengan anggota berjumlah 14 orang. Pada tahap analisis data dilakukan dengan tabulating dan diagram lingkaran. Hasil. Penilaian karakteristik individu dengan lima unsur yaitu usia, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, luas lahan dan lama tinggal memiliki tingkat sedang dengan rata-rata skor 8,86. Untuk penilaian modal sosial diperoleh rata-rata skor kepercayaan yaitu 17,71. Jaringan sosial dengan rata-rata skor 16,21 serta norma sosial diperoleh rata-rata skor 8. Kesimpulan. Berdasarkan analisis skor karakteristik individu dan modal sosial yang dilakukan terhadap KTH Floresta, karakteristik individu termasuk dalam kategori sedang. Selanjutnya modal sosial yaitu unsur kepercayaan berada pada kategori tinggi, unsur jaringan sosial berada pada kategori sedang dan unsur norma sosial berada pada kategori tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 26 Oct 2026 00:50
Last Modified: 26 Oct 2026 00:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60321

Actions (login required)

View Item
View Item