ARIF, MUHAMMAD (2026) POLA SPEECH ASSESSMENT PASIEN PASCA PALATOPLASTI DENGAN PENGGUNAAN BUCCAL FAT PAD SEBELUM DAN SETELAH INTERVENSI TERAPI WICARA DI KOTA MAKASSAR. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.
J045221010-DUCKsk6Hg5aQi7Nh-20260806224529.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK MUHAMMAD ARIF. POLA SPEECH ASSESSMENT PASIEN PASCA PALATOPLASTI DENGAN PENGGUNAAN BUCCAL FAT PAD SEBELUM DAN SETELAH INTERVENSI TERAPI WICARA DI KOTA MAKASSAR. (dibimbing oleh Muhammad Ruslin, Nurwahida) Latar Belakang: Buccal fat pad (BFP) semakin banyak digunakan sebagai flap tambahan pada palatoplasti untuk mendukung penyembuhan luka dan menurunkan komplikasi palatooperasi. Namun, bukti ilmiah yang menitikberatkan pada luaran fungsional bicara pasca palatoplasti primer dengan BFP masih terbatas, khususnya di negara berkembang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi luaran bicara pada pasien pasca palatoplasti primer dengan penggunaan BFP di Kota Makassar. Metode: Penelitian observasional ambispektif ini melibatkan pasien celah lelangit non-sindromik yang menjalani palatoplasti primer dengan BFP pada periode 2019–2025. Evaluasi bicara dilakukan minimal tiga bulan pascaoperasi oleh terapis wicara tersertifikasi menggunakan Intelligibility in Context Scale (ICS), evaluasi artikulasi perseptual, derajat hipernasalitas, dan evaluasi nasal emission. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitik. Hasil: Sebanyak 12 pasien di analisis. Secara umum, kejelasan luaran ucapan menunjukkan hasil yang baik, dengan sebagian besar pasien mencapai skor ICS kategori sedang hingga baik. Hipernasalitas ringan merupakan temuan yang paling sering dijumpai, tanpa ditemukannya hipernasalitas berat. Gangguan artikulasi kompensatorik masih ditemukan pada sebagian pasien, sedangkan nasal emission hanya muncul pada sebagian kecil subjek. Kesimpulan: Palatoplasti primer dengan penggunaan BFP berhubungan dengan luaran bicara yang memuaskan, terutama dalam meningkatkan kejelasan ucapan dan resonansi. Namun demikian, gangguan artikulasi residual menegaskan pentingnya terapi wicara pascaoperasi untuk mencapai luaran fungsional yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Buccal fat pad; palatoplasti primer; speech assessment; celah lelangit |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Bedah Mulut dan Maksilofasial |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 09:10 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 09:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60301 |
