Muhajirin, . (2026) Pengaruh Suhu Pencampuran terhadap Karakteristik Organoleptik Teh Talua. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I011191038-cnVU0OQKBeNW2hvk-20260730160909.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Teh talua merupakan minuman tradisional khas Sumatera Barat yang terbuat dari campuran teh dan kuning telur yang dikocok hingga berbusa dengan melibatkan suhu pencampuran dalam proses pembuatannya yang dapat mempengaruhi karakteristik organoleptik teh talua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu pencampuran terhadap karakteristik organoleptik teh talua, meliputi warna, aroma teh, aroma telur, tekstur (kekentalan), dan tingkat kesukaan (hedonik). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan tiga perlakuan suhu pencampuran, yaitu 55°C, 60°C, dan 65°C, masing-masing diulang tiga kali. Pengujian organoleptik dilakukan oleh 15 orang panelis menggunakan skala 1–6. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan suhu pencampuran tidak berpengaruh nyata terhadap warna teh talua, tetapi berpengaruh nyata terhadap aroma teh, aroma telur, tekstur, dan tingkat kesukaan. Karakteristik organoleptik terbaik diperoleh pada perlakuan suhu pencampuran 60°C, diikuti oleh suhu 55°C, dan yang terendah pada suhu 65°C. Dapat disimpulkan bahwa suhu pencampuran 60°C merupakan suhu optimal dalam pembuatan teh talua untuk menghasilkan karakteristik organoleptik terbaik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | teh talua, suhu pencampuran, organoleptik, kuning telur |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 08:56 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 08:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60291 |
