ALI, HANDAYANI (2026) Profil Mikrobiota Bakteri Rongga Mulut pada Pasien HIV Sebelum dan Sesudah Terapi Antiretroviral di Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
J012241010-HSXcjexOkQBnvMq3-20260814102013.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK HANDAYANI ALI. Profil Mikrobiota Bakteri Rongga Mulut pada Pasien HIV Sebelum dan Sesudah Terapi Antiretroviral di Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar (dibimbing oleh Irene Edith Rieuwpassa, Nurlindah Hamrun) Latar Belakang: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyebabkan penurunan sistem imun yang berkontribusi terhadap terjadinya disbiosis mikrobiota rongga mulut. Ketidakseimbangan tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi oportunistik dan penyakit rongga mulut. Terapi antiretroviral (ARV) terbukti efektif menekan replikasi virus dan memperbaiki status imun, namun pengaruhnya terhadap perubahan profil mikrobiota rongga mulut masih belum sepenuhnya dipahami, terutama melalui analisis full-length 16S rRNA gene sequencing berbasis Oxford Nanopore Technology. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan profil mikrobiota bakteri rongga mulut pada pasien HIV sebelum dan setelah enam bulan menjalani terapi antiretroviral. Metode: Penelitian ini merupakan studi longitudinal dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat eksploratif. Penelitian dilakukan pada tiga pasien HIV di Klinik Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar yang diamati sebelum inisiasi terapi ARV dan setelah enam bulan terapi pada subjek yang sama. Sampel berupa swab rongga mulut dan saliva dianalisis menggunakan full-length 16S rRNA gene sequencing berbasis Oxford Nanopore Technology. Analisis bioinformatika dilakukan menggunakan platform EPI2ME untuk mengidentifikasi komposisi taksonomi, kelimpahan relatif bakteri, dan keanekaragaman (alpha diversity). Data disajikan secara deskriptif melalui tabel, grafik, dan visualisasi taksonomi tanpa analisis inferensial karena jumlah sampel yang terbatas. Hasil: Seluruh sampel menghasilkan data sekuensing dengan kualitas yang memadai untuk analisis mikrobiota. Setelah enam bulan terapi ARV, seluruh subjek menunjukkan peningkatan jumlah CD4, perbaikan rasio CD4/CD8, serta penurunan viral load, dengan dua subjek mencapai status undetectable. Kondisi klinis rongga mulut tetap stabil tanpa lesi oral aktif dan pH saliva berada pada kisaran netral selama periode pengamatan. Analisis mikrobiota menunjukkan kecenderungan peningkatan keanekaragaman (alpha diversity) disertai perubahan komposisi dan kelimpahan relatif bakteri pada tingkat filum, genus, dan spesies. Meskipun demikian, pola perubahan mikrobiota masih bervariasi antarindividu sehingga menunjukkan adanya respons biologis yang berbeda terhadap terapi ARV. Kesimpulan: Terapi antiretroviral selama enam bulan menunjukkan kecenderungan memperbaiki profil mikrobiota bakteri rongga mulut pada pasien HIV melalui peningkatan keanekaragaman dan perubahan komposisi komunitas bakteri menuju ekosistem yang lebih seimbang. Penelitian ini merupakan studi longitudinal eksploratif yang memberikan gambaran awal mengenai dinamika mikrobiota rongga mulut pada pasien HIV selama terapi ARV dan menjadi dasar bagi penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mengonfirmasi temuan tersebut.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: HIV; terapi antiretroviral; mikrobiota rongga mulut; full-length 16S rRNA; Oxford Nanopore Technology |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 08:52 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 08:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60290 |
