KATILI, DELIYANA IMELDA (2026) IMPLEMENTASI MOTIVATIONAL INTERVIEW UNTUK MENINGKATKAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT BERBASIS APLIKASI PADA REMAJA DI KOTA GORONTALO (PENELITIAN DILAKUKAN PADA KADER DAN ANAK). Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
J013231003-6a50keDbIq3ARrjc-20260820131701.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang/Tujuan: Masalah kesehatan mulut di kalangan remaja Indonesia masih tinggi, khususnya di Kota Gorontalo. Pendekatan edukasi konvensional sering kali tidak memadai untuk mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Motivational Interviewing (MI) gabungan (tatap muka dan berbasis aplikasi seluler) terhadap status kebersihan mulut (OHI-S), pengetahuan, dan perilaku menyikat gigi pada remaja. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-acak dan pengukuran berulang dilakukan terhadap 100 remaja berusia 15–18 tahun di Gorontalo, Indonesia. Partisipan dibagi ke dalam kelompok MI gabungan (tatap muka ditambah aplikasi seluler) dan kelompok MI tatap muka saja. Pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner tervalidasi berisi 15 butir pertanyaan, dan perilaku menyikat gigi diukur menggunakan kuesioner berisi 24 butir pertanyaan; kedua instrumen menggunakan sistem penilaian dikotomis dan menunjukkan reliabilitas yang baik (masing-masing dengan nilai Cronbach’s alpha 0,82 dan 0,85. Status kebersihan mulut dievaluasi secara klinis menggunakan Simplified Oral Hygiene Index (OHI-S) oleh pemeriksa yang telah terkalibrasi (κ = 0,82). Hasil diukur pada tahap awal (baseline) dan pada tiga titik waktu tindak lanjut selama tiga bulan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dan uji Mann–Whitney U, dengan tingkat signifikansi ditetapkan pada P < 0,05. Hasil: Analisis dalam kelompok menunjukkan adanya peningkatan pada semua variabel hasil di kedua kelompok (P < 0,05). Kelompok MI gabungan menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelompok tatap muka, dengan skor median pengetahuan meningkat dari 4 menjadi 8 (dibandingkan 5 menjadi 7 pada kelompok tatap muka; p antar-kelompok = 0,002), skor perilaku menyikat gigi meningkat dari 10 menjadi 15 (dibandingkan 12 menjadi 13; P = 0,001), dan skor OHI-S menurun dari 3,2 menjadi 1,4 (dibandingkan 2,8 menjadi 2,0; P < 0,001). Temuan ini mengindikasikan besaran perubahan yang lebih besar pada kelompok intervensi gabungan. Kesimpulan: Pendekatan Motivational Interviewing (MI) gabungan yang memadukan metode tatap muka dan berbasis seluler dikaitkan dengan peningkatan yang lebih besar pada status kebersihan mulut, pengetahuan, dan perilaku menyikat gigi di kalangan remaja dibandingkan dengan metode MI tatap muka saja. Namun, mengingat desain penelitian yang tidak diacak, temuan ini sebaiknya ditafsirkan sebagai bentuk asosiasi, bukan sebagai hubungan sebab-akibat.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Motivational interviewing; OHI-S; perilaku menyikat gigi; remaja; mobile health |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 08:47 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 08:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60288 |
