NALISIS KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR-ALPHA SETELAH INJEKSI CHLORELLA VULGARIS GEL 15% DAN INJECTABLE PLATELET-RICH FIBRIN PADA INFLAMASI TEMPOROMANDIBULAR JOINT


YUDHA, M. DWI NUGRAHA ABRI (2026) NALISIS KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR-ALPHA SETELAH INJEKSI CHLORELLA VULGARIS GEL 15% DAN INJECTABLE PLATELET-RICH FIBRIN PADA INFLAMASI TEMPOROMANDIBULAR JOINT. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of J015231005-tX1E4bJ6NdyurIZj-20260818134722.pdf] Text
J015231005-tX1E4bJ6NdyurIZj-20260818134722.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Temporomandibular joint disorder (TMD) merupakan kelainan sendi yang melibatkan proses inflamasi dengan peningkatan kadar tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) sebagai mediator utama. Salah satu perawatannya melalui penggunaan injectable platelet-rich fibrin (i-PRF) yang memiliki efek anti-inflamasi dan regeneratif. Selain itu, terdapat Chlorella vulgaris gel 15% diketahui memiliki aktivitas anti-inflamasi melalui penghambatan sitokin pro-inflamasi dan berpotensi mempercepat regenerasi jaringan. Namun, bukti yang menunjukkan efektivitas antara Chlorella vulgaris gel 15% dan i-PRF terhadap kadar TNF-α pada inflamasi TMD masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar TNF-α setelah pemberian Chlorella vulgaris gel 15% dan i-PRF pada inflamasi TMD. Bahan dan Metode: Studi eksperimental laboratoris dengan rancangan penelitian experimental pre-post test design. Hewan uji dibagi secara acak menjadi 5 kelompok (n=5) dari 25 ekor Cavia cobaya: Tiga kelompok menerima kombinasi Chlorella vuglaris gel 15% dan i-PRF (0,1 cc, 0,3 cc, dan 0,5 cc), satu kelompok kontrol positif (i-PRF), dan satu kelompok kontrol negatif (tanpa perlakuan). Sampel darah diambil pada hari ke-0, ke-1, dan ke-3 setelah injeksi 1% formalin pada area TMJ untuk menciptakan kondisi inflamasi. Untuk mengevaluasi TNF-α, dilakukan dengan analisis kuantitatif menggunakan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Hasil: Kelompok kombinasi Chlorella vulgaris gel 15% dengan dosis 0,5 cc dan i-PRF menunjukkan penurunan TNF-α yang paling efektif (p < 0,05) (1,93 ± 1,05) dibanding kelompok lainnya. Kesimpulan: Efektivitas terbaik pada kombinasi dosis 0,5 cc memberikan penurunan TNF-α paling bermakna.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Chlorella vulgaris, i-PRF, TNF-α, Inflamasi TMJ
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Prostodonsia
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 07:16
Last Modified: 23 Oct 2026 07:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60259

Actions (login required)

View Item
View Item