IHSAN, MUHAMMAD FAIZ (2026) Analisis Pengaruh Drying Terhadap Sifat Dielektrik dan Termal Minyak Kelapa Sawit (Palm Fatty Acid Ester - PFAE) Sebagai Alternatif Minyak Transformator Mineral. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D041221089-Q2Z8RNSjMrqbhWGA-20260818150626.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Transformator tenaga memiliki peran penting dalam sistem tenaga listrik sehingga kinerja sistem isolasinya harus selalu terjaga. Minyak trafo berfungsi sebagai media isolasi dan pendingin, seiring berjalannya waktu banyaknya temuan jenis minyak baru untuk minyak transformator yang memiliki nilai lebih dari minyak mineral, salah satunya minyak Palm Fatty Acid Ester kemudian drying menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan dielektrik dan stabilitas termal minyak. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh drying terhadap sfat dielektrik dan termal minyak serta menentukan metode drying yang optimal dalam memberikan peningkatan kinerja isolasi maksimum. Metode. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan minyak PFAE dengan melihat berbagai kondisi minyak seperti kondisi virgin dan kondisi penerapan drying, dimana metode 1 (suhu 70°C, vakum 1 mbar), metode 2 (suhu 80°C) dan metode 3 (suhu 90°C vakum 1mbar). Pengujian tegangan tembus dilakukan menggunakan elektroda bola–bola dengan jarak sela 2,5 mm sesuai standar IEC. Selain itu, dilakukan pengujian sifat pendukung berupa kadar air, viskositas, massa jenis, dan titik nyala. Hasil. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata tegangan tembus minyak PFAE kondisi virgin sebesar 25,05 kV. Pengaplikasian drying meningkatkan nilai tegangan tembus menjadi 53,27 kV pada metode 1. Pada metode 2, nilai tegangan tembus sebesar 47,64 kV dan mencapai nilai maksimum sebesar 57,76 kV pada metode 3, hasil ini menunjukkan performa dielektrik yang luar biasa setelah metode drying diterapkan. Hasil pengujian sifat pendukung menunjukkan bahwa nilai kadar air (7.2 ppm, 5.58 ppm, 4.58 ppm, 1.69 ppm), viskositas (3 cSt, 3.5 cSt, 4 cSt, 4.5 cSt) massa jenis (0.868 kg/m3, 0.875 kg/m3, 0,869 kg/m3, 0,879 kg/m3), dan titik nyala (177°C, 178°C, 180°C, 181°C) juga mengalami perubahan performa setelah perlakuan drying diterapkan. Kesimpulan. Penerapan drying berpengaruh terhadap peningkatan kinerja isolasi minyak Palm Fatty Acid Ester dengan metode drying yang memiliki tingkat performa dielektrik dan termal terbaik pada metode 3.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | palm fatty acid ester; drying; tegangan tembus; kekuatan dielektrik; stabilistas termal; minyak isolasi. |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 07:09 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 07:09 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60253 |
