SAPUTRA, MEIKY EKA (2026) PERBEDAAN KEKUATAN OTOT LIDAH SEBELUM DAN SETELAH PERAWATAN ORTODONTI INTERSEPTIF MENGGUNAKAN PERANTI PREFABRICATED MYOBRACE ( FASE I ) : KAJIAN ELEKTROMIOGRAFI ( EMG ). Sp thesis, Universitas Hasanuddin.
J055222001-RMFyWdgqcUDjwkpo-20260819195635.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Meiky Eka Saputra. Perbedaan Kekuatan Otot Lidah Sebelum dan Setelah Perawatan Ortodonti Interseptif Menggunakan Peranti Prefabricated Myobrace Fase I : Kajian Elektromiografi ( EMG ) (dibimbing oleh Eka Erwansyah dan Zilal Islamy Paramma) Latar belakang: Maloklusi pada masa tumbuh kembang sering berkaitan dengan disfungsi otot orofasial; peranti myofungsional prefabricated Myobrace dapat memperbaiki postur lidah dan fungsi neuromuskular, namun bukti kuantitatif khusus pada kekuatan otot lidah masih terbatas. Tujuan: Menilai perubahan kekuatan otot lidah pada anak usia 9–12 tahun sebelum dan sesudah perawatan ortodonti interseptif menggunakan peranti Myobrace, serta membandingkannya dengan kelompok kontrol. Metode: Desain kuasi-eksperimental pretest–posttest dengan kontrol; 30 anak (15 perlakuan, 15 kontrol) di SDIT Ar Rahma Makassar. Kekuatan otot lidah direkam menggunakan surface electromyography (sEMG) pada kondisi standar sebelum dan setelah 4 bulan intervensi. Analisis statistik meliputi uji berpasangan (paired t-test atau Wilcoxon), uji antar-kelompok (independent t-test atau Mann–Whitney), dan perhitungan effect size; α = 0,05. Hasil: Kelompok kontrol meningkat dari median 10,34 μV menjadi 12,67 μV (p < 0,001; effect size = 2,035; kategori besar). Kelompok perlakuan meningkat dari median 10,28 μV menjadi 37,48 μV (p < 0,0001; effect size = 5,951; kategori besar). Perbandingan antar-kelompok setelah perawatan menunjukkan perbedaan signifikan (kontrol 12,67 μV vs perlakuan 37,48 μV; p < 0,0001; effect size = 7,267). Kesimpulan: Perawatan ortodonti interseptif dengan Myobrace secara signifikan meningkatkan kekuatan otot lidah pada anak usia tumbuh kembang dan memberikan efek klinis yang jauh lebih besar dibandingkan perkembangan alami. Kata kunci: Myobrace; kekuatan otot lidah; elektromiografi (EMG); ortodonti interseptif
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Myobrace; kekuatan otot lidah; elektromiografi (EMG); ortodonti interseptif |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Ortodonti |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 01:39 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 01:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60248 |
