Kesesuaian Penggunaan Granulocyte Colony-Stimulating Factor sebagai Profilaksis Primer Febrile Neutropenia pada Keganasan Hematologi Berdasarkan Pedoman National Comprehensive Cancer Network dan Formularium Nasional: Studi Retrospektif di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar


ELSA, . (2026) Kesesuaian Penggunaan Granulocyte Colony-Stimulating Factor sebagai Profilaksis Primer Febrile Neutropenia pada Keganasan Hematologi Berdasarkan Pedoman National Comprehensive Cancer Network dan Formularium Nasional: Studi Retrospektif di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012241049-BPLyzqje7DvZXMA0-20260819100743.pdf] Text
N012241049-BPLyzqje7DvZXMA0-20260819100743.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

ELSA. Kesesuaian Penggunaan Granulocyte Colony-Stimulating Factor sebagai Profilaksis Primer Febrile Neutropenia pada Keganasan Hematologi Berdasarkan Pedoman National Comprehensive Cancer Network dan Kriteria Formularium Nasional: Studi Retrospektif di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar (dibimbing oleh Marianti A. Manggau dan Yulia Yusrini Djabir). Latar Belakang. Febrile neutropenia (FN) merupakan komplikasi serius kemoterapi yang berhubungan dengan peningkatan risiko infeksi berat, keterlambatan terapi, dan mortalitas pada pasien kanker. Granulocyte Colony-Stimulating Factor (G-CSF) direkomendasikan sebagai profilaksis primer pada regimen kemoterapi dengan risiko FN tinggi (>20%) atau risiko menengah (10–20%) yang disertai faktor risiko pasien menurut pedoman National Comprehensive Cancer Network (NCCN). Namun, implementasi rekomendasi tersebut dalam praktik klinis dapat dipengaruhi oleh kebijakan pembiayaan nasional seperti Formularium Nasional (Fornas) yang menggunakan kriteria administratif berbasis parameter laboratorium dan protokol tertentu.Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian penggunaan G-CSF sebagai profilaksis FN pada pasien dewasa dengan keganasan hematologi berdasarkan pedoman NCCN, mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidaksesuaian penggunaan, serta mengeksplorasi keterkaitannya dengan kriteria Fornas. Metode. Studi observasional retrospektif ini menggunakan data rekam medis elektronik pasien dewasa dengan keganasan hematologi yang menjalani kemoterapi di rumah sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Unit analisis adalah siklus kemoterapi. Kesesuaian penggunaan G-CSF dinilai menggunakan algoritma berbasis pedoman NCCN. Analisis statistika meliputi uji chi-square, regresi logistik multivariat, dan Generalized Estimating Equation (GEE) untuk mengoreksi korelasi intra-pasien, dilanjutkan dengan analisis sensitivitas mengeksklusi kasus Acute Myeloid Leukemia (AML). Hasil. Sebanyak 247 siklus kemoterapi dari 50 pasien dianalisis. Profilaksis G-CSF sesuai pedoman ditemukan pada 33,6% siklus, sedangkan ketidaksesuaian profilaksis terjadi pada 43,7%, dengan underuse sebagai bentuk ketidaksesuaian yang paling dominan (37,7%). Regimen kemoterapi dengan riisiko FN tinggi merupakan determinan paling kuat terhadap kejadian underuse (adjusted OR 13,08; 95% CI 4,04–42,38). Analisis GEE menunjukkan bahwa risiko regimen FN tetap menjadi determinan signifikan setelah koreksi intra-pasien. Analisis sensitivitas menunjukkan pola asosiasi yang konsisten setelah AML dikeluarkan. Sebagian besar kasus underuse menurut NCCN terjadi pada siklus yang dinilai sesuai berdasarkan kriteria Fornas karena G-CSF tidak diberikan akibat tidak terpenuhinya kriteria administratif berbasis parameter laboratorium. Kesimpulan. Kesesuaian penggunaan G-CSF sebagai profilaksis primer FN berdasarkan pedoman NCCN masih rendah, dengan underuse sebagai masalah utama. Regimen dengan risiko FN tinggi merupakan determinan utama underuse, sedangkan faktor risiko pasien tidak berperan signifikan. Diskrepansi antara penilaian NCCN dan kriteria administratif Fornas menunjukkan pengaruh kebijakan pembiayaan terhadap praktik klinis dan perlunya harmonisasi dengan rekomendasi berbasis bukti.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: febrile neutropenia, G-CSF, profilaksis primer, underuse, NCCN, Formularium Nasional
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 01:00
Last Modified: 23 Oct 2026 01:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60226

Actions (login required)

View Item
View Item