ACHMAR, MUHAMMAD NURNASTYAR (2026) Studi Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Oscillating Water Column (OWC) di Perairan Nusa Tenggara Barat. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D041211059-ZAv0DVEGhMYsF3Hi-20260716141504.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Indonesia menghadapi tantangan peningkatan kebutuhan energi listrik yang sebagian besar masih bergantung pada energi fosil, sementara implementasi energi terbarukan berjalan lambat. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi laut, khususnya energi gelombang laut yang hingga kini belum dikembangkan secara komersial. Perairan Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama di bagian selatan yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, merupakan salah satu wilayah dengan karakteristik gelombang yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan berbasis teknologi Oscillating Water Column (OWC). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi potensial pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) tipe OWC di perairan NTB, menganalisis karakteristik gelombang laut di wilayah tersebut, serta menentukan besar daya listrik yang dapat dihasilkan oleh sistem OWC. Data oseanografi berupa ketinggian gelombang, kecepatan angin, dan batimetri diperoleh dari European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) selama periode Januari hingga Desember 2025. Penentuan lokasi potensial dilakukan menggunakan perangkat lunak Ocean Data View (ODV), sedangkan simulasi potensi daya listrik dilakukan menggunakan perangkat lunak HOMER. Berdasarkan hasil analisis, lokasi paling potensial berada pada koordinat 9°00'00" LS, 116°30'00" BT dengan ketinggian gelombang rata-rata tahunan sebesar 1,48 meter dan kedalaman laut mencapai 107 meter. Karakteristik gelombang di lokasi tersebut menunjukkan nilai rata-rata periode gelombang 4,311 detik, panjang gelombang 98,402 meter, dan kecepatan gelombang 22,506 m/s, dengan arah dominan dari barat daya sebesar 64,95%. Hasil simulasi HOMER menunjukkan bahwa sistem PLTGL-OWC mampu menghasilkan rata-rata daya keluaran sebesar 1.444 kW atau setara dengan 34.667 kWh/hari, dengan total produksi energi tahunan mencapai 12.653.275 kWh/tahun. Dari total energi tersebut, sebesar 63,4% digunakan untuk memenuhi kebutuhan beban, sedangkan 36,6% disalurkan ke jaringan listrik sebagai surplus energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan NTB memiliki potensi yang layak untuk pengembangan PLTGL-OWC sebagai sumber energi terbarukan yang dapat mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 00:59 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 00:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60223 |
