M, YUYUN SURYATI (2026) Pengembangan Semen Komposit Kalsium Sulfat/Hidroksiapatit Bermuatan Doksisiklin sebagai Balutan Periodontal untuk Penghantaran Obat Lokal. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
N012241004-qwT2ZrmM3ijKE61S-20260819100118.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pengembangan biomaterial dalam bidang kedokteran gigi, khususnya balutan periodontal yang mampu berfungsi sebagai sistem penghantaran obat lokal menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas terapi. Kombinasi kalsium sulfat/hidroksiapatit (CS/HAP) dengan doksisiklin (DOX) berpotensi menghasilkan material dengan sifat mekanik, biologis, dan kemampuan pelepasan obat yang baik untuk aplikasi klinis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi balutan semen periodontal berbasis CS/HAP yang mengandung DOX sebagai sistem penghantaran obat lokal. Metode: Komposit CS/HAP yang mengandung DOX difabrikasi dengan variasi formulasi CS dan HAP. Karakterisasi dilakukan menggunakan SEM, FTIR, dan XRD. Selain itu, dilakukan analisis radiografi, uji biodegradasi, evaluasi pelepasan obat, uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Porphyromonas gingivalis, serta pengujian mekanik untuk mengevaluasi sifat komposit yang dihasilkan. Hasil: Karakterisasi menggunakan SEM, FTIR, XRD, dan pencitraan radiografi menunjukkan bahwa seluruh formulasi memiliki porositas total yang relatif seragam, dengan porositas permukaan sebesar 26–42% dan porositas bulk sebesar 30–36%. Namun, komposisi material memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerjanya. Radiopasitas meningkat seiring bertambahnya kandungan HAP akibat kemampuan atenuasi sinar-X yang lebih tinggi dari fase kaya kalsium. Pengujian mekanik menunjukkan bahwa komposisi campuran dua fase memberikan peningkatan kapasitas menahan beban dibandingkan material fase tunggal. Formulasi S1,5H0,5 memiliki kekuatan tekan tertinggi yang dikaitkan dengan terbentuknya struktur matriks yang lebih kuat akibat reaksi sementasi antara CS dan kalium sulfat. Selain itu, formulasi ini menunjukkan perilaku deformasi elastis-plastis yang ditandai oleh keruntuhan pori secara progresif selama proses pembebanan. Komposit yang dihasilkan menunjukkan biodegradasi bertahap, radiopasitas yang baik, serta profil pelepasan obat bifasik yang ditandai dengan pelepasan awal yang cepat (burst release) diikuti pelepasan berkelanjutan (sustained release), sehingga mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Porphyromonas gingivalis secara in vitro. Kesimpulan: Di antara seluruh formulasi yang diuji, komposisi S1,5H0,5 menunjukkan keseimbangan terbaik antara sifat mekanik, keseragaman struktur, dan kinetika pelepasan obat, sehingga memiliki potensi yang kuat untuk aplikasi klinis di bidang kedokteran gigi dan periodonsia
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Semen periodontal, doksisiklin, kalsium sulfat, hidroksiapatit, in vitro |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 05:44 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 05:44 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60197 |
